Hipertensi
Jangan Sepelekan 14 Gejala Darah Tinggi Parah
Selain minum obat hipertensi, cara menurunkan darah tinggi perlu diimbangi dengan menjaga berat badan ideal, mengurangi asupan garam
BANGKAPOS.COM - Hipertensi atau penyakit darah tinggi acap kali dijuluki “silent killer” karena minim gejala dan kerap tiba-tiba merenggut nyawa pengidapnya.
Hampir satu per tiga penderita darah tinggi tidak merasakan gejala tekanan darahnya naik.
Mereka baru menyadari masalah kesehatan ini ketika kondisinya sudah parah atau tekanan darah sangat tinggi.
Baca juga: 4 Komplikasi Covid-19 pada Penderita Diabetes
Menurut Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia, tekanan darah normal yakni ketika hasil pengukuran tensinya antara 120/80 mmHg sampai 129/89 mmHg.
Orang disebut memiliki tekanan darah tinggi apabila hasil pengukuran tensinya 140/90 mmHg atau lebih.
Apabila hasil cek tensi dengan alat tensimeter menunjukkan angka 180/120 mmHg atau lebih, seseorang dikatakan memiliki tekanan darah tinggi parah.
Berikut gejala darah tinggi parah yang perlu diwaspadai dan bahayanya yang pantang disepelekan.
Gejala darah tinggi parah
Melansir WebMD, ada beberapa ciri-ciri darah tinggi sudah parah yang pantang disepelekan, antara lain:
1. Sakit kepala parah
2. Mimisan
3. Kelelahan padahal tidak banyak beraktivitas
4. Mengalami kebingungan
5. Gangguan penglihatan seperti pandangan kabur
6. Sakit dada
7. Susah bernapas
8. Detak jantung tidak teratur
9. Ada darah dalam urine
10. Dada, leher, atau telinga berdebar
11. Berkeringat
12. Susah tidur
13. Wajah memerah
14. Muncul bintik darah di mata
Jika Anda merasakan gejala darah tinggi parah di atas, segera konsultasikan ke dokter dan bawa penderita ke rumah sakit.
Kondisi tersebut bisa jadi tanda krisis hipertensi yang bisa berdampak fatal apabila tidak segera ditangani.
Baca juga: Kelelahan Berlebihan Bisa Jadi Tanda Kondisi Medis yang Lebih Serius, Ketahui 4 Penyebab Rasa Lelah
Bahaya darah tinggi parah yang perlu diwaspadai
Melansir NHS, tekanan darah tinggi parah bisa menekan pembuluh darah, jantung, otak, ginjal, sampai mata.
Apabila tidak segera diberikan bantuan medis yang tepat, penderita darah tinggi parah bisa mengalami:
* Penyakit jantung
* Serangan jantung
* Gagal jantung
* Penyakit arteri perifer
* Aneurisma aorta
* Penyakit ginjal
* Stroke
Jika Anda punya riwayat darah tinggi, jangan lengah untuk selalu mengontrol penyakit ini.
Selain minum obat hipertensi, cara menurunkan darah tinggi perlu diimbangi dengan menjaga berat badan ideal, mengurangi asupan garam, makan banyak buah dan sayur, rutin olahraga, setop merokok, tidak mengonsumsi terlalu banyak kafeina, dan pastikan pola tidur berkualitas. (Kompas.com/Mahardini Nur Afifah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 14 Gejala Darah Tinggi Parah yang Pantang Disepekan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikcom-penderita-hipertensi-harus-mengubah-gaya-hidup-dan-mendapatkan-pengobatan-yang-benar.jpg)