Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dampak PPKM Level 3 dan 4, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Turun 45 Persen

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 yang berjalan saat ini, memberikan dampak penurunan jumlah penumpang

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Petugas Satgas Covid-19 melakukan pemeriksaan syarat penerbangan di pintu masuk keberangkatan Bandara Depati Amir 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 yang berjalan saat ini, memberikan dampak penurunan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bangka Belitung.

Pasalnya, berdasarkan data tanggal 10 Agustus 2021, bahwa terjadi penurunan jumlah penumpang sekitar 45 persen dibandingkan tahun 2020.

"Bila dibanding masa pandemi di tahun 2020, Ditanggal dan bulan yang sama, pergerakan pesawat -14 persen dan pergerakan penumpang -45 persen,"  ungkap Manager Of Airport Operation & Service Bandara Depati Amir, Erwin Adiyasha saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: Pak Tarno Takut Berdosa Jika Tolak Cinta Pramugari Cantik ini, Ternyata Ini Alasan Dirinya Poligami

Baca juga: Siapa Sebenarnya Pak Tarno, Pesulap yang Takut Berdosa Bila Menolak Cinta Sang Pramugari

Diakuinya, syarat dan ketentuan perjalanan yang ketat saat masa PPKM menjadi satu diantara faktor terjadi jumlah penumpang tersebut.

"Kemungkinan pertimbangan penumpang hanya berangkat karena kebutuhan mendesak atau tugas," kata Erwin.

Namun, angkutan barang atau kargo, walaupun masa PPKM, tetap mengalami peningkatan, kemungkinan dikarenakan pembelanjaan online yang dilakukan masyarakat.

"Dibanding tangal dan bulan yang sama pada masa pandemi 2020, kargo 107 persen meningkat saat ini," kata Erwin.

Menurutnya, pada masa PPKM ini pihak bandara tetap mengoptimalkan operasional dan pelayanan sesuai protokol kesehatan.

"Kita juga terus update informasi menyesuaikan dengan ketentuan pemerintah terkait ketentuan perjalanan dalam negeri khususnya transportasi udara. Bandara tetap beroperasi dan saat ini kami melayani 12 pergerakan," kata Erwin.

Baca juga: Nikahi Pramugari, Pak Tarno Punya Tiga Istri dan Ungkap Rahasia Sejak Muda Digilai Wanita

Baca juga: Begini Kondisi Rumah Lesti Kejora Sebelum Ngetop dan Isi Perjanjian Pranikah dengan Rizky Billar

Dalam pengawasan kepada para penumpang, pihak bandara bekerjasama dengan  kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam hal pemeriksaan dokumen perjalana dengan aplikasi PeduliLindungi

"Sosialisasi yang dilakukan khususnya tentang aplikasi PeduliLindungi ini menggunakan media digital banner, medsos, media cetak, media elektronik dan annauncer kepada pengguna jasa di bandara," jelas Erwin.

Sejak 1 Agustus 2021 Bandara Depati Amir Pangkalpinang telah menerapkan layanan digitalisasi dokumen kesehatan bagi pengguna transportasi udara yang terintegrasi dengan aplikasi tersebut.

Adapun fasilitas layanan yang telah disiapkan untuk menunjang aplikasi tersebut meliputi:
1. Layar Qr Code
Input NIK yang disediakan khusus untuk penumpang agar dapat memasukan data secara mandiri yang berlokasi di area sebelum akses masuk antrian menuju pemeriksaan digital aplikasi PeduliLindungi dan pemeriksaan keamanan penerbangan.

2. Mesin scanner Qr code
Alat scan QR Code Aplikasi PeduliLindungi yang tersedia pada semua meja check in yang digunakan penumpang sebelum proses check in.

"Penerapan aplikasi PeduliLindungi di bandara ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan semua pihak. Kami ingin menyampaikan kepada seluruh calon penumpang pesawat udara agar mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan memastikan seluruh data dan hasil tes kesehatannya telah dimasukan ke dalam aplikasi dengan lengkap dan benar agar mempermudah proses saat keberangkatan," kata Erwin.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved