Breaking News:

PON Papua

Kontingen PON Bangka Belitung Akan Didampingi Polisi Selama Berada di Papua

Suharto menjelaskan kepolisian ini disiapkan untuk menjaga keamanan para atlet dan pelatih saat bertanding di Papua.

Editor: Agus Nuryadhyn
Bangkapos.com/cepi
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Suharto. 

BANGKAPOS.COM - Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memastikan akan ada 121 atlet, pelatih dan manajer yang telah siap untuk bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX Papua, pada Oktober 2021.

Selain itu, nantinya para atlet ini bakal didampingi personel Polda Babel, dalam keamanannya di wilayah tersebut.

"Berdasarkan hasil rapat kami bersama Sekda dan Sekjen Mendagri, pelaksanaan sudah siap 100 persen. Tetapi tinggal kita masih ingin menganggarkan untuk keamanan setiap atlet dari daerah. Atas intruksi Kemendagri yang dirapatkan dengan unsur terkait, akan mengikutkan 15-20 personel Polda Babel," jelas Kepala Disbudparpora Babel, Suharto, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: BKPSDM Bangka Tengah Jawab 43 Sanggahan CPNS, Pelaksanaan Tes SKD Prokes Akan Diperketat

Suharto menjelaskan kepolisian ini disiapkan untuk menjaga keamanan para atlet dan pelatih saat bertanding di Papua.

"Ini demi keamanan atlet di seluruh Indonesia maka setiap daerah yang memiliki kontingen harus menyediakan alokasi dana untuk membiayai petugas," katanya.

Diakuinya, anggaran yang disetujui Rp7 miliar.

"Namun dari Rp7 miliar ini masih ada kekurangan, nanti tergantung Pak Gubernur dari mana, pasti tidak akan cukup, apalagi ditambah untuk biaya tenaga keamanan 20 orang, pasti nambah lagi," ujarnya.

Baca juga: Gadai Mobil Rental untuk Judi, Pria Asli Bengkulu Ditangkap Tim Naga Polres Pangkalpinang

Menurutnya, untuk mengatasi kekurangan anggaran ini, pihaknya ingin mengajak duduk bersama untuk mencari tambahan anggaran tersebut.

"Duduk bersama dan seharusnya juga ini perlu didukung oleh pengusaha di Babel, jangan dibebankan ke pemerintah sendiri karena terbatas. Karena di Babel banyak investasi harusnya dapat membantu karena ini gengsinya pemerintah daerah, dalam keadaan saat ini Presiden Jokowi juga tidak membatalkan pelaksanaan PON," tegasnya.

Baca juga: 149 Tenaga Kesehatan di Bangka Selatan Telah Terima Vaksin Moderna Sebagai Dosis Ketiga

Pihaknya juga mengakui setiap daerah ingin mendapatkan yang terbaik, dalam menjalankan setiap kompetisi.

"Untuk semua cabang olahraga tentu ada naluri mereka ingin mendapatkan yang terbaik. Jadi hasilnya nanti tergantung di Papua, mereka berangkat 24 September 2021," tambahnya. (riu)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved