Kata-kata Gubernur Sumsel Mengantar Jenazah Percha Leanpuri ke Peristirahatan Terakhir
Gubernur Sumsel, Herman Deru melepas kepergian Percha Leanpuri untuk selama-lamanya
BANGKAPOS.COM - Suasana penuh haru mengiringi kepergian anak Gubernur Sumsel, Percha Leanpuri untuk selama-lamanya.
Herman Deru selaku ayah kandung ikhlas melepas kepergian Percha untuk selama-lamanya.
Percha Leanpuri dimakamkan di pemakaman keluarga di Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Jumat (20/8/2021) pagi.
Baca juga: Percha Leanpuri Meninggal di Usia 35 Tahun, Menhub Budi Karya hingga Teman SMP Kenang Sosoknya
Baca juga: 15 Tahun Menikah, Wanita Ini Tak Penah Tidur dengan Suami, Alasannya Ternyata Bikin Sedih
Banyak pelayat yang hadir untuk mengantarkan terakhir kalinya, anak Gubernur Sumsel, Herman Deru ke tempat peristirahatannya terakhir.
Suasana duka begitu terasa terlihat dari para pelayat yang hadir.
Mereka begitu merasakan kehilangan politisi muda asal Sumsel tersebut.
Bahkan saat Herman Deru, menyampaikan kata sambutan mewakili keluarga saat melepas Percha, suasana mendadak hening.
Semua orang diam di pusa wanita berusia 35 tahun tersebut sambil mendengarkan Herman Deru menyampaikan sambutannya.
Suara orang nomor satu di Sumsel ini serak, matanya berkaca-kaca saat melepas sang putri tercinta.
"35 tahun 55 hari Allah titipkan dia (Percha) pada kami," kata Deru mengawali sambutannya.
Percha dititipan Allah kepada dirinya tanpa cacat, dan begitu sempurna di mata kami.
"Tidak ada penyesalan dari kami, Percha dipanggil. Tapi jujur kami merasakan terlalu cepat. Namun kami ikhlas," kata Deru.
Ia berharap sang anak mendapat tempat terbaik di sisi Allah.
Tidak lupa Deru memohon maaf kepada para sahabat, rekan Percha jika anaknya itu pernah melakukan salah, untuk mohon dimaafkan.
"Jika ada kesalahan yang dilakukan anak kami, kami akan bertanggung jawab. Sampaikan kepada kami jika ada yang belum diikhlaskan," kata Deru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/gubernur-sumsel-herman-deru-bersama-istrinya.jpg)