Minggu, 26 April 2026

Bangka Pos Hari Ini

Agustus Ini Mestinya Puncak Musim Kemarau tapi Nyatanya Sering Hujan, Ini Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang mengatakan saat ini sudah memasukin musim kemarau.

Editor: Fitri Wahyuni
Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Kasi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang,Kurniaji 

BANGKAPOS.COM - Hujan kerap kali mengguyur wilayah Bangka Belitung beberapa waktu terakhir ini.

Padahal sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang mengatakan saat ini sudah memasukin musim kemarau.

"Kita memang masih pada musim kemarau, malah sedang di puncak‑puncaknya sesuai informasi dari Staklim Koba Bangka Tengah," ujar Kepala Seksi data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, Kurniaji, Senin (23/8/2021).

Baca juga: PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung

Ia menjelaskan hujan yang kerap terjadi karena ada beberapa gangguan seperti Madden‑Julian Oscillation (MJO) dan Equatorial Rossby.

"Tapi karena kemarin ada beberapa gangguan seperti MJO dan Equatorial Rossby makanya potensi hujan sedang hingga lebat jadi besar di wilayah Indonesia dan termasuk Babel, terutama di sepanjang periode 15 Agustus‑20 Agustus," jelas Kurniaji.

Menurutnya, saat ini pengaruh MJO terhadap penambahan curah hujan di Indonesia sudah tidak ada karena sudah berpindah ke kuadran II dan pengaruh gelombang ekuator Rossby juga sudah hilang.

"Tapi belokan angin dan konvergensi masih cukup mendominasi sehingga masih tetap akan ada potensi hujan ringan‑sedang hingga penghujung Agustus di Babel," kata Kurniaji.

Baca juga: Komisi II DPRD Pangkalpinang Studi Komparasi Pengawasan Anggaran Covid-19

Baca juga: PPKM Jawa, Bali dan Luar Jawa Hari ini Berakhir, Puan Ingatkan soal Pelonggaran Hingga Teguran WHO

Namun, BMKG memprediksi pada September 2021, frekuensi hujan di Bangka Belitung diperkirakan akan berkurang.

"September nampaknya hujan akan semakin berkurang layaknya kemarau biasa tapi bulan Oktober akhir diprediksi sudah mulai penghujan lagi," jelasnya. (s2)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved