Selasa, 5 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Aprilia dan Feronika Diangkat Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Jadi Anak Asuh

Diketahui, Aprilia dan Feronika anak dari Widya Oktarina (36) yang meninggal dunia 31 Juli 2021 lalu akibat terinfeksi Covid-19

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
IST/Budi.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama melakukan kunjungan ke kediaman Aprilia dan Feronika, pada Kamis (26/8/2021) hari ini. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aprilia Pusungulaa (9) dan Feronika Pusungulaa (14) warga Jalan Abdullah H Seman, Kelurahan Gabek 1, Kecamatan Gabek I, Kota Pangkalpinang, diangkat oleh Gubernur Erzaldi Rosman menjadi anak asuh.

Diketahui, Aprilia dan Feronika anak dari Widya Oktarina (36) yang meninggal dunia 31 Juli 2021 lalu akibat terinfeksi Covid-19, setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit. Sementara ayahnya telah terlebih dahulu meninggalkan dunia beberapa tahun lalu karena sakit.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, telah meminta Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama untuk melakukan kunjungan ke kediaman Aprilia dan Feronika, pada Kamis (26/8/2021) hari ini.

"Dalam kunjungan tersebut saya mewakili gubernur mengucapkan turut berduka cita sedalamnya atas musibah yang menimpa kedua anak tersebut sehingga yatim piatu,"jelas Budi Utama kepada Bangkapos.com, Kamis (26/8/2021).

Budi Utama, mengatakan Gubernur Bangka Belitung akan memberikan perhatian penuh kepada kedua anak yatim piatu bahkan mengangkatnya menjadi anak asuh.

"Sesuai amanah bapak gubernur bahwa  kedua kakak adik, Feronika dan Aprilia siswa kelas IX SMP Negeri  9 dan kelas III SD 39 di Pangkalpinang tersebut menjadi anak asuh Gubernur Bangka Belitung," katanya.

Ia menambahkan, kedatangan mereka ke kediaman Feronika dan Aprilia juga menyerahkan sejumlah bantuan dari gubernur dan para dermawan.

"Kita ketahui bahwa kedua kakak beradik yang tinggal bersama nenek dan pamannya, mereka berdua rajin sholat, rajin belajar dan selalu menjaga protokol kesehatan Covid- 19. Karena mereka tinggal bersama neneknya yang sangat rentan," katanya.

Selain itu, lanjut Budi, mereka saat ini terus mendata jumlah anak yatim piatu di Babel yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19.

"Dari gubernur minta datanya yang saat ini berjumlah 19 anak dan ini akan berkembang terus. Untuk anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal terkena Covid-19 akan gubernur angkat menjadi anak asuh," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan, mengakui sejumlah anak di Babel banyak menjadi yatim piatu karena ditinggal orang tuanya karena terjangkit Covid-19.

Erzaldi memastikan kepada anak-anak yang ditinggal orang tuanya akibat Covid-19 akan mendapatkan berbagai bantuan.

"Sekarang sedang kita persiapkan berbagai bantuan, baik itu untuk hidup, maupun kebutuhan pokoknya," kata Erzaldi.

Selain bantuan tersebut, kata gubernur akan mempersiapkan beasiswa bagi anak-anak tersebut agar mereka tidak lagi memikirkan masalah pendidikannya.

"Kita akan persiapkan beasiswa bagi anak-anak yatim korban Covid-19 ini," ungkap dia.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved