CPNS Bangka Belitung
DPRD Babel Usul Rapid Antigen Gratis Bagi Peserta CPNS Pemprov Babel, Ini Jadwal Tes SKD
Di tengah situasi pandemi Covid-19, sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh peserta tes sebelum mengikuti Tes SKD CPNS 2021.
Penulis: Riki Pratama |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jadwal pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Provinsi Bangka Belitung dimulai pada 14-20 September 2021.
Di tengah situasi pandemi Covid-19, sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh peserta tes sebelum mengikuti Tes SKD CPNS 2021.
Syarat tersebut di antaranya, peserta harus menunjukkan surat hasil swab tes RT PCR dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen dengan kurun waktu maksimal 1x24 jam, untuk syarat melakukan registrasi agar mendapatkan PIN ujian.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Babel, Susanti, mengatakan apabila peserta ujian yang tes antigen atau PCR hasilnya positif Covid-19 dapat mengikuti jadwal ulang ujian SKD sesuai jadwal dari Panitia Seleksi ASN Nasional (Panselnas).
"Khusus mengenai Covid-19, berdasarkan aturan peserta yang positif Covid-19 pada hasil tes rapid test antigen dan PCR maka kepada mereka diminta melapor kepada Panselnas. Untuk minta penjadwalan ulang melakukan tes melalui call center instansi masing-masing seperti pemprov ke nomor WA 089504884279 minimal satu hari sebelum SKD," jelas Susanti kepada Bangkapos.com, Rabu (1/9/2021).
Susanti menambahkan, nantinya panitia seleksi akan menentukan kapan dan di mana dilaksanakan untuk mereka yang positif Covid-19 menjadi perserta CPNS dengan pelaksanaan ujian yang tidak sembarangan.
"Mereka yang sedang positif Covid-19 ada sarana dan prasarana untuk mendukung dan harus menggunakan alat pelindung diri. Tidak seperti peserta lainya, nanti disampaikan hanya melalui layar, tidak dilakukan kontak langsung," jelasnya.
Susanti mengatakan untuk biaya tes rapid antigen dan PCR dilakukan secara mandiri oleh peserta CPNS, pemprov belum memiliki kebijakan untuk menggratiskan tes tersebut.
"Tidak, karena jumlahnya di kita ini ribuan," katanya.
Untuk hasil tes SKD kata Susanti akan diberi tahu pada saat ujian, peserta CPNS akan tahu dia lulus atau tidaknya.
"Hasilnya hari itulah, nanti kami perlihatkan melalui jaringan youtube BKPSDMD sehingga apabila ada keluarga yang ingin melihatnya," lanjutnya.
Setelah pelaksanaan SKD, kemudian tes SKB dilakukan sesuai anggaran pemerintah daerah dan pelaksanaan akan dijadwalkan ulang.
"Khusus itu (positif covid) nanti akan dijadwalkan ulang, setelah hasil SKD selesai berapa yang lulus kembali melakukan ujian sesuai jadwal yang akan diumumkan nanti," lanjutnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi, mengatakan, mereka telah merekomendasikan untuk dapat menggratiskan rapit test antigen atau PCR bagi peserta CPNS yang ingin melakukan seleksi pada bulan ini.
"Pada musyawarah Selasa 31 kemarin merekomendasikan hal yang sedang hangat dalam hal peserta tes CPNS maupun P3K yang harus mensertakan bukti lolos rapid antigen dan PCR."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210901-kepala-bkpsdmd-provinsi-babel-susanti.jpg)