Berita Sungailiat
Masyarakat Pulau Tujuh Sebut Selama Ini Sering Terima Bantuan dari Pemerintah Kepri
Kalau pakai alamat Kepri, kita hampir sebulan sekali selalu diberi bantuan, baik itu bantuan sembako, peralatan bagi nelayan, bahkan uang tunai.
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat Pulau Tujuh sebut lebih sering menerima bantuan oleh pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dibanding pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
Diketahui sampai saat ini status kejelasan gugus pulau tujuh yang berada di kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau masih belum jelas.
Pasalnya secara geografis gugus pulau 7 lebih dekat dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan jarak tempuh menggunakan kapal laut sekitar 4-5 jam saja menuju Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.
Sementara itu, masyarakat Pulau Pekajang (satu-satunya pulau di gugus pulau tujuh yang dihuni oleh masyarakat) kebanyakan masih berstatus identitas sebagai masyarakat Kepulauan Riau.
Padahal aktivitas yang mereka lakukan seringkali dilakukan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di Kabupaten Bangka, Kecamatan Belinyu.
Sardiah (39) salah seorang warga Kelurahan Mantung Kecamatan Belinyu mengaku masih memiliki identitas sebagai masyarakat Kepulauan Riau.
"Saya sudah 2 tahun tinggal di sini, tapi alamat KTP dan KK semuanya masih Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau semua," kata Sardiah kepada Bangkapos.com saat disambangi di kediamannya, Minggu (5/9/2021).
Ia pun mengaku belum berminat pindah alamat identitas ke Kepulauan Bangka Belitung.
Pasalnya jika pindah alamat ke Kepulauan Bangka Belitung maka ia akan kehilangan bantuan dari pemerintah Kepri.
"Kalau pakai alamat sana, kita hampir sebulan sekali selalu diberi bantuan, baik itu bantuan sembako, peralatan bagi nelayan, bahkan uang tunai.
Sedangkan kalau di Bangka Belitung ini kami belum pernah sama sekali dapat bantuan apapun," jelasnya.
Meski demikian kegiatan keseharian ia dan keluarganya sebagian besar dilakukan di Belinyu, Bangka, Bangka Belitung.
"Kalau ada apa-apa ya kita ke sini (Bangka Belitung) karena lebih dekat, sedangkan kalau ke Kabupaten Lingga Kepulauan Riau bisa 8-10 jam," ucapnya.
Sardiah menuturkan bahwa kegiatan seperti berbelanja kebutuhan pokok, berobat dan bersekolah kebanyakan dilakukan di Bangka Belitung.
"Kalau masyarakat sana itu enggak mempersoalkan mau masuk Provinsi Kepri ataupun Provinsi Babel, yang terpenting itu pemerintah peduli atau enggak," kata Sardiah kepada Bangkapos.com saat disambangi di kediamannya, Minggu (5/9/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210905-nelayan-dari-pulau-tujuh.jpg)