Senin, 18 Mei 2026

Info PPKM

Data Kasus Covid-19 Indonesia Sepekan Terakhir, Jadi Penentu PPKM Diperpanjang atau Tidak

Kasus Covid-19 secara nasional masih belum menunjukkan penurunan secara terus-menerus.

Tayang:
Editor: fitriadi
Warta Kota/Nur Ichsan
Polisi melakukan penyekatan kendaraan saat masa PPKM darurat di Jalan Daan Mogot Km 19, Batuceper, Kota Tangerang, Senin (5/7/2021). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kasus Covid-19 secara nasional masih belum menunjukkan penurunan secara terus-menerus.

Ada hari di mana penambahan kasus menurun, tapi selang sehari kemudian kembali naik.

Sementara itu, angka kematian akibat Covid-19 mulai turun di angka 1.000-an.

Kasus Covid-19 jadi penentu penerapan PPKM di Indonesia.

Jika kasusnya naik, maka PPKM akan terus diperpanjang.

Selama sepekan terakhir, data kasus Covid-19 secara nasional masih belum menunjukkan penurunan secara terus-menerus.

Sementara itu, Satgas Covid-19 menyebut, PPKM di Jawa dan Bali menunjukkan dampak baik dalam menekan angka kasus Covid-19.

Baca juga: PPKM Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya Menurut Satgas Covid-19

Baca juga: Video Gisel 13 Detik Ditonton Jutaan Kali, Siapa Sosok di Sampingnya?

Dikutip dari Tribunnews.com, Ketua Bidang Data dan TI Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengungkapkan saat ini Bed Ocupancy Rate (BOR) Indonesia juga sudah berada di angka 25,04 persen, per 31 Agustus 2021.

Menurut Dewi, saat ini sudah tidak ada lagi provinsi dengan BOR di atas angka 60 persen.

"Dua pekan lalu angka rata-rata BOR nasional di angka 40 persen, saat ini sudah di angka 25,04 persen. Ini per tanggal 31 Agustus 2021."

"Sudah tidak ada lagi satu provinsi pun memiliki BOR di atas angka 60 persen," kata Dewi dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (3/9/2021).

Dewi mengatakan, sebanyak 19 provinsi juga telah berhasil menurunkan angka BOR hingga di bawah 30 persen.

Hal tersebut mengartikan, lebih dari 50 persen provinsi di Indonesia miliki angka BOR di bawah 30 persen.

"Jadi udah enggak ada warna orange, warna merah. Ini cuma tinggal warna kuning dan hijau, yang mengejutkan kita sudah berhasil, ini yang hijau ini yang di bawah 30 persen ada 19 provinsi."

"Jadi sudah lebih dari 50 persen provinsi kita yang BOR-nya di bawah 30 persen, jadi memang progresif," terang Dewi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved