Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dinkes Targetkan Suntik Vaksin 300 Siswa SMP Pangkalpinang Setiap Hari

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim mengatakan, pihaknya siap melakukan vaksinasi untuk para pelajar di Kota Pangkalpinang.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Khairan (16) terpaksa dipegang erat oleh Kapolsek Gerunggang, Iptu Amri dan kepalanya ditolehkan oleh Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Andri saat hendak divaksin Covid-19 karena takut dengan jarum suntik, di Masjid Raya Tua Tunu Indah, Pangkalpinang, Senin (6/9/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim mengatakan, pihaknya siap melakukan vaksinasi untuk para pelajar di Kota Pangkalpinang.

Kata Hakim, untuk ketersedian vaksin hingga kini masih terus mencukupi dan terus mendapatkan tambahan dari Kemenkes RI.

Sementara, untuk jenis vaksin yang digunakan Hakim menyebut adalah vaksin Sinovac.

Baca juga: Gubernur Babel Erzaldi Undang Sejumlah Mahasiswa Diskusi, Presma UBB Tak Diajak

Baca juga: Petisi Boikot Dirinya Dekati 400 Ribu dan Fans Acara TV Ikut Menolak, Ini Reaksi Saipul Jamil

"Kita memang sudah siap setiap pelaksanaan vaksinasi di sekokah itu minimal 300 perharinya  karena setiap gerai vaksinkan ditargetkan 300 perhari jadi kalau sudah datang ke sekolah minmal 300 juga," sebut Hakim kepada Bangkapos.com, Senin (6/9/2021).

Hakim menuturkan, vaksinasi bagi anak memang sudah bisa dilakukan pasca Badan Pengawas Obat dan Makanan memberi izin penggunaan vaksin bagi anak. Hal ini juga telah didukung rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

"Ini untuk menjaga anak-anak kita juga, supaya kekebalan dalam tububnya terbentuk, sehingga pelaksanaan belajar di sekolah tidak kagi kita khawatirkan, dan anak-anak berinteraksi dan belajar bersama lebih aman," tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi menyebut, hingga kini pihaknya masih menunggu persetujuan dari orangtua siswa-siswi untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Baca juga: RESMI Info Terkini PPKM Jawa Bali Diperpanjang Sampai 13 September, Luar Jawa Bali 20 September 2021

Kata Eddy, upaya yang dilakukan ini memang sangat baik apalagi saat ini sudah mulai kembali pembelajaran di sekolah, sehingga peserta didik sedikitnya lebih terlindungi

"Yang jelas vaksinasi ini untuk menjaga siswa-siswi kita, agar kekebalan tubuhnya terbentuk sehingga bisa memproteksi diri, kemungkinan untuk terpapar masih ada tapi lebih kecil. Jadi peserta didik kita dapat melaksanakan belajar di sekolah lebih aman sedikit kekhawatiran," ujar Eddy kepada Bangkapos.com, Senin (6/9/2021.

Dengan demikian Eddy meminta agar para orangtua tak perlu khawatir, justru vaksinasi bagus untuk kekebalan tubuh dan siswa-siswi dapat belajar disekolah dengan aman.

"Kalau orangtua merasa takut dan khwatir itu hal yang wajar, tapi kami harus yakinkan kepada orangtua bahwa untuk menjaga dan membentuk kekebalan tubuh pada siswa-siswi kita di Pangkalpinang ini harus ikut vaksinasi. Jadi kami memang sangat perlu menunggu surat kepeutusan orangtua dulu baru bisa kami laksankan," jelasnya.

Eddy mengatakan, vaksinasi yang diperbolehkannuntuk anak-abak yakni rentang umur 12-18 tahun yakni siswa-siswi ditingkat SMP.

"Kalau dihitung-hitung jumlah pelajar SMP di Pangkalpinang ini sekitar 12 ribu, dari kurang lebih 30 sekolah negeri dan swasta di Pangkalpinang. Maknya kami saat ini sedang mendata dulu mudah-mudahan 2-3 hari ini bisa kami laksanakan masal di sekolah," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved