Senin, 27 April 2026

Doa

Doa Kunci Pembuka Ijabah Allah, Dibaca saat Ujung Tahiyat Akhir, Baca Agar Cepat Makbul

Ada seseorang duduk di tahiyat akhir yakni ujung tahiyat. Dia membaca doa di tahiyat sebelum salam tersebut. Kata Rasulullah ....

tribunsumsel.com
Ilustrasi tahiyat akhir dalam sholat. 

Dia membaca doa di tahiyat sebelum salam tersebut.

Kata Rasulullah Sholallahu'alaihi wa sallam sudah diampuni, sudah diampuni, sudah diampuni.

Rasul sampai mengucapkan hal tersebut sampai tiga kali.

Lantas, apa isi doa tersebut?

Berikut doa kunci pembuka ijabah Allah seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:

"Allâhumma innî as’aluka bi annî asyhadu annaka antallâhu, lâ ilâha illâ antal ahadus shamad, alladzî lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakullahû kufuwan ahad."

Artinya: “Tuhanku, aku memohon (pertolongan) kepada-Mu. Aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah. Tiada tuhan selain Engkau Yang Maha Esa, tempat bergantung yang tiada melahirkan dan tiada dilahirkan, serta tiada apapun yang menyamai-Nya.”

Baca juga: Doa Pagi yang Dipanjatkan oleh Nabi Isa AS, Memohon Rezeki dari Allah, Yuk Luangkan Waktu Berdoa

Doa kunci pembuka ijabah Allah yang dipanjatkan Rasulullah SAW dan sahabatnya itu kemudian dikutip oleh Imam An-Nawawi dari SUnan Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’I dan Ibnu Majah dari Buraidah RA dalam hadist yang berarti:

“Kami diriwayatkan di Sunan Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah dari Buraidah RA bahwa seuatu ketika Rasulullah mendengar salah seorang sahabatnya berdoa dengan lafal, ‘Allâhumma innî as’aluka bi annî asyhadu annaka antallâhu, lâ ilâha illâ antal ahadus shamad, alladzî lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakullahû kufuwan ahad.’ Rasulullah SAW lalu menyambutnya, ‘Kau telah memohon kepada Allah dengan nama (agung) yang mana Dia akan memberikan karunia-Nya bila diminta dengan nama tersebut, dan Dia akan mengijabah seseorang yang berdoa memanggil-Nya dengan nama tersebut,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 336).

Ilustrasi tahiyat akhir
Ilustrasi tahiyat akhir (alfatih)

Namun seperti yang dikatakan oleh Umar Bin Khatab:

“Al muwaffaq, man aktsaro minad du’a”

Artinya: “Orang yang dapat taufik dari Allah yang terus tidak pernah berhenti berdoa”

Baca juga: Amalkan Tiga Doa Ini Setiap Salat Jika ingin Mendapatkan Pekerjaan dan Rezeki, Jangan Lupa!

Jadi apabila doa yang kita panjatkan belum diijabah maka tidak sepatutnya kita menyerah.

Tapi justru sebaliknya kita harus tetap berdoa dan jangan pernah berhenti berharap kepada Allah.

(*/ Tribun-Medan.com/ Sripoku.com/ bangkapos.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved