Breaking News:

Berita Pangkalpinang

IKM Jahe Merah Berkontribusi Tingkatkan Imunitas Para Isoman, Program Pemprov Beri Multi Efek Baik

Pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkontribusi menggerakan ekonomi

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
(Bangkapos.com).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs H Tarmin bersama Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Industri Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Subekti Saputra saat Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, Rabu (8/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berkontribusi menggerakan ekonomi para industri kecil menengah (IKM) di tengah pandemi Covid-19.

Melalui program Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, para pelaku IKM jahe merah ikut berkontribusi meningkatkan imun tubuh para pasien isolasi mandiri. 

"IKM Jahe Merah, dimulai adanya program pak gubernur, Baznaz dan Kantor Pos dalam rangka membantu para isoman karena terpapar Covid-19, ada program memberikan bantuan kepada mereka berupa produk jahe merah, dan ada obat-obat yang telah ditentukan," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs H Tarmin saat Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Kepri Bereaksi Atas Pernyataan Gubernur Babel Tak Mau Berbagi Wilayah, Jais: Harga Mati Masuk Kami

Baca juga: Ingat Nur Khamid yang Nikahi Polly Alexandria Bule Inggris, Istri Dikabarkan Berselingkuh

Diakuinya, program bantuan berupa produk untuk meningkatkan imunitas masyarakat ini memberikan multi efek yang baik.

Pasalnya tak hanya meningkatkan imunitas para isoman tetapi juga menggerakan ekonomi para pelaku IKM dan petani jahe merah.

"Kita mencoba memperkenalkan jahe merah, kita fokuskan dulu ke isoman, dari literatur yang kita baca sangat bermanfaat bagi tubuh, dengan melawan Covid-19 maka diharapkan dapat meningkatkan imunitas," katanya.

Dia menyebutkan Disperindag membina 13 IKM Jahe Merah tetapi tidak seluruh dapat berpartisipasi dalam program ini.

"Karena IKM itu ada yang memenuhi persyaratan, seperti memiliki sertifikat halal, baru kami ikutkan, kalau tidak maka harus dilengkapi dulu syaratnya. Karena ini untuk para isoman dan masuk ke dalam tubuh maka harus sangat diperhatikan," kata Tarmin.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Industri Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Subekti Saputra mengatakan sudah hampir 3.000 orang isoman yang menerima bantuan dengan jumlah jahe merah 1,2 ton atau 12.000 kemasan produk jahe merah.

Sementara, sesuai kesepakatan, program ini akan membagikan kepada 4.000 orang yang menjalankan isolasi mandiri, sisanya akan didistribusi sesuai kondisi.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved