Doa
Selain Sedekah, Berikut Amalan Istimewa di Hari Jumat yang Pahalanya Berlipat Ganda
Saat hari jumaat datang, kita amat dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan yang menambah pahala
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM - Ada banyak kesitimewaan yang dapat kita petik di hari Jumat.
Karena hari jumat termasuk ke dalam hari yang mulia dan memiliki banyak keutamaan dan amalan yang terdapat di dalamnya.
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: "Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat.
Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan dari padanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat." (H.R Muslim).
Sementara itu dalil lain menyebut soal keutamaan hari Jumat juga diriwayatkan oleh Al-Imam al-Syafi'i dan al-Imam Ahmad dari Sa'ad bin 'Ubadah dalam sebuah hadist:
"Rajanya hari di sisi Allah adalah hari Jumat. Ia lebih agung dari pada hari raya kurban dan hari raya Fitri. Di dalam Jumat terdapat lima keutamaan. Pada hari Jumat Allah menciptakan Nabi Adam dan mengeluarkannya dari surga ke bumi. Pada hari Jumat pula Nabi Adam wafat. Di dalam hari Jumat terdapat waktu yang tiada seorang hamba meminta sesuatu di dalamnya kecuali Allah mengabulkan permintaannya, selama tidak meminta dosa atau memutus tali silaturrahim. Hari kiamat juga terjadi di hari Jumat. Tiada Malaikat yang didekatkan di sisi Allah, langit, bumi, angin, gunung dan batu kecuali ia khawatir terjadinya kiamat saat hari Jumat”.
Saat hari jumaat datang, kita amat dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan yang menambah pahala.
Berikut merupakan di antara amalan yang dapat kita kerjakan adalah:
Mandi Jumat
Mandi jumat menjadi amalan sunnah yang khusus dilakukan pada hari Jumat. Disebutkan dalam hadits riwayat Ibnu Hibban dari Ibnu Umar sebagai berikut:
من أتى الجمعة من الرجال والنساء فليغتسل
“Barangsiapa yang mendatangi shalat Jumat baik laki-laki maupun wanita maka hendaklah mandi.” Seorang wanita dalam konteks ini juga mendapatkan kesunnahan mandi Jumat apabila ia turut serta melaksanakan ibadah Jumat. Namun, ketentuan hukum ini menjadi berbeda bila ia memilih shalat Zuhur di rumah, maka tidak lagi disunnahkan baginya. Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani menyatakan:
وأما آداب الجمعة فكثيرة منها أنه (سن لمريدها) أي لمن أراد حضور الجمعة (غسل) وإن لم تجب عليه بل وإن حرم عليه الحضور كامرأة بغير إذن حليلها على المعتمد
“Sedangkan etika dalam shalat Jumat itu banyak, salah satunya adalah disunnahkan bagi orang yang menghendaki untuk mendatangi shalat Jumat untuk mandi, walaupun shalat Jumat tidak diwajibkan baginya bahkan walaupun haram baginya untuk mendatangi shalat Jumat seperti perempuan yang tidak mendapatkan izin dari suaminya menurut pendapat mu’tamad (kuat).” (Syekh Nawawi al-Bantani, Nihayah az-Zain, hal.142, Al-Haramain)
Membaca surah Al-Kahfi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/berdoa-anak-ilustrasi-okee.jpg)