Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wawancara Eksklusif - Danlanal Babel Kolonel Laut Fajar Hernawan: Tahan Tembakan dan Hindari Perang

Walaupun di lapangan bertegangan, namun sebisa mungkin saling menahan diri jangan sampai satu kali meletuskan senjata

Penulis: Widodo | Editor: El Tjandring
Tangkapan layar Live Streaming Facebook
wawancara ekslusif oleh Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto bersama Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Bangka Belitung, Kolonel Laut Pelaut Fajar Hernawan dalam acara InTeam Bangka Pos, Jumat (10/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Untuk menjaga wilayah perairan, Lanal Babel Lanal sering melakukan patroli dengan menggunakan sarana kapal patroli, kemudian Lanal ada pos-pos baik Pos TNI AL (Posal) maupun Pos Pengamat (Posmat) di daerah tertentu.

Selama bertugas itu, pernah bersinggungan dengan kapal patroli dengan negara asing dan berdebat mengenai wilayah.

Walaupun di lapangan bertegangan, namun sebisa mungkin saling menahan diri jangan sampai satu kali meletuskan senjata. Harus profesional dalam bertugas, jangan sampai tugas ini menjadi pemicu pertikaian selanjutnya.

Persinggungan antara kapal itu biasa dan tidak apa-apa, asalkan jangan sampai meletuskan satu senjata. Sebab satu letusan sudah menyatakan perang.

Ini petikan wawancara ekslusif oleh Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto bersama Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Bangka Belitung, Kolonel Laut Pelaut Fajar Hernawan dalam acara InTeam Bangka Pos, Jumat (10/9/2021) bertepatan dengan HUT ke-76 TNI Angkatan Laut.

Angkatan Laut di Babel ini sangat signifikan untuk mengakselerasi dan mengamankan teritorial, apa tantangannya?

Wilayah kerja saya di perairan Bangka Belitung lumayan luas juga di wilayah barat berbatasan dengan wilayah Palembang, di sebelah utara berbatasan dengan Kepulauan Riau, sebelah timur Pontianak dan sangat luas sekali, belum lagi tantangan seperti ada dermaga atau pelabuhan yang tidak resmi, kemudian di perairan Bangka ini ada galian-galian tambang dan bagaimana kita harus menjaga keselamatan, kondusivitas di wilayah.

Angkatan laut harus meng-cover banyak pulau, dermaga yang tidak resmi pengiriman barang di situ dan diantisipasi penyelundupan, untuk giatnya apa saja, apakah AL bersinergi dengan pihak lain?

intinya kalau kita sendiri tidak akan mampu dengan personel sekarang 169 dengan wilayah yang luas dikatakan cukup sedikit. Sebenarnya estimasi 285 karena sesuai dengan tantangan.

Sinergi dengan teman-teman yang lain seperti apa?

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved