Breaking News:

Berita Sungailiat

GOR Sang Depati Bisa Dimanfaatkan 7 Cabang Olahraga

Gedung Olahraga (GOR) Sang Depati berada di Jalan Pramuka yang diresmikan tahun 2020 lalu hingga saat ini sudah aktif dimanfaatkan masyarakat

Penulis: edwardi | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Edwardi
GOR Sang Depati saat ini sudah ramai dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gedung Olahraga (GOR) Sang Depati berada di Jalan Pramuka yang diresmikan tahun 2020 lalu hingga saat ini sudah aktif dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan menyelenggarakan berbagai turnamen olahraga.

"Sejak akhir 2020 lalu, GOR Sang Depati sudah aktif digunakan masyarakat untuk berolahraga, ada enam cabang olahraga bisa dilakukan di dalam GOR ini, yakni bulutangkis, futsal, voli, takraw, basket, tenis lapangan dan satu lagi olahraga panahan di areal luar atau halaman GOR," kata Kailani, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Olahraga Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Selasa (14/09/2021) di Stadion  Orom Sungailiat.

Diungkapkannya minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas GOR ini cukup tinggi, terutama untuk olahraga bulutangkis, futsal, voli, ada juga takraw.

"Kita menerapkan sistem bayar retribusi per jam bagi masyarakat atau klub olahraga yang ingin memanfaatkan fasilitas olahraga di sini," ujar Kailani.

Ditambahkan minat masyarakat memanfaatkan fasilitas olahraga di sini bukan hanya warga Kabupaten Bangka saja, tetapi ada juga masyarakat atau klub olahraga dari Muntok Bangka Barat, Simpang Katis Bangka Tengah yang menjadi pelanggan fasilitas GOR Sang Depati ini.

"Kita berharap masyarakat luas semakin mengenal dan mengetahui adanya berbagai fasilitas olahraga bisa dilakukan di dalam GOR Sang Depati maupun di luar atau halaman GOR ini," harap Kailani.

Diakuinya semua fasilitas olahraga ini disediakan pemerintah untuk masyarakat dalam membantu menyalurkan hobi olahraga dan yang terpenting dengan berolahraga tubuh akan menjadi lebih sehat dan kuat.

"Dari tiket retribusi yang kita pungut bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Bangka dengan tarif yang terjangkau dan tidak mahal," kata Kailani.

Diungkapkannya, untuk tarif restribusi penggunaan lapangan bulutangkis Rp30.000 per jam, futsal Rp100.000 per jam, voli Rp75.000 per jam.

"Kami rasa tarif itu cukup murah dan terjangkau bagi masyarakat," tukasnya.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved