Rabu, 3 Juni 2026

Wabah Malaria di Pesisir Bangka

Warga Takut Keluar Rumah, Wabah Malaria Hantui Pesisir Belinyu

Wabah malaria menghantui warga pesisir Pantai Batu Atap dan Pantai Bubus, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Tayang:
Penulis: Adi Saputra | Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Adi Saputra
WARGA PESISIR - Suasana tempat tinggal warga pesisir Pantai Batu Atap Kelurahan Remodong Indah, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (2/6/2026). Warga setempat kini dihantui wabah malaria. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Kecemasan menyelimuti warga pesisir Pantai Batu Atap dan Pantai Bubus, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Merebaknya kasus malaria membuat sebagian warga memilih membatasi aktivitas di luar rumah.

Penyakit yang sempat dinyatakan berhasil dieliminasi di Bangka kini kembali muncul dan menyerang puluhan warga.

Di kawasan yang didominasi hunian sederhana para penambang timah tersebut, sejumlah warga dilaporkan terinfeksi malaria. Demam tinggi, menggigil, dan tubuh lemas menjadi keluhan yang paling sering dirasakan.

Wika, warga asal Sumatera Selatan yang tinggal di Pantai Batu Atap, mengaku keluarganya ikut terdampak.

Anaknya sempat menjalani perawatan di rumah sakit setelah hasil pemeriksaan darah menunjukkan positif malaria.

“Awalnya dikira demam biasa. Setelah cek darah di puskesmas ternyata positif malaria dan dirujuk ke rumah sakit,” kata Wika kepada Bangka Pos, Selasa (2/6/2026).

Menurut dia, penyakit tersebut mulai menyebar setelah beberapa warga di lingkungan sekitar lebih dahulu terjangkit.

Wika sendiri juga sempat terserang malaria, namun berhasil pulih setelah mendapatkan pengobatan.

Meski telah sembuh, rasa khawatir masih membayangi warga.

“Kami masih takut keluar rumah. Tadi dapat kabar masih ada yang positif dan kondisinya menggigil,” ujarnya.

Kekhawatiran serupa dirasakan Mawar. Dua anaknya dinyatakan positif malaria setelah mengalami gejala menggigil sepulang dari laut.

“Takut sekali, tapi saya berharap anak-anak cepat sembuh setelah diberi obat oleh tim medis,” katanya.

Status KLB

Meningkatnya kasus malaria membuat Pemerintah Kabupaten Bangka menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved