Kamis, 4 Juni 2026

Adv

Literasi Digital Bahas PENTINGNYA FITUR KEAMANAN PADA PERCAKAPAN DAN MEDIA SOSIAL

Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital.

Tayang:
Penulis: iklan bangkapos | Editor: M Ismunadi
Ist
Literasi Digital kembali dilakukan di Kabupaten Belitung Timur, Kamis (19/8/2021) Lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Literasi Digital kembali dilakukan di Kabupaten Belitung Timur, Kamis (19/8/2021).

Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital.

Arahan Presiden ditindak lanjuti oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika.

Ditjen Aptika memiliki target hingga tahun 2024 untuk menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital dengan secara spesifik untuk tahun 2021.

Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi di bidang digital.

Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital.

Sebagai Keynote Speaker Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu, Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., M.MM.

ALDIN ALDAMA, S.OS., M.SI (Praktisi Event dan Media serta Dosen Luar Bisa Fikom Unisba), pada pilar KECAKAPAN DIGITAL.

Aldin memaparkan tema “PENTINGNYA FITUR KEAMANAN PADA PERCAKAPAN DAN MEDIA SOSIAL”.

Dalam pemaparannya, Aldin menjabarkan cybercrime atau kejahatan digital, meliputi peretasan dan penipuan, persahabatan online palsu, pembuatan profil palsu, membeli barang illegal, serta acaman online. 

"Cara menjaga keamanan secara digital, antara lain blokir profil dari pencarian publik, atasi siapa yang dapat menemukan kita melalui pencarian online, batasi apa yang dapat dipelajari orang tentang kita melalui pencarian di internet, logout setelah setiap sesi, jangan bagikan kredensial media sosial, jangan terima permintaan pertemanan dari orang yang tidak dikenal, serta jangan klik link yang mencurigakan," jelas Aldin.

Menurut Aldin, macam-macam fitur keamanan, diantaranya pengaturan privasi, verifikasi dua langkah, pengaturan privasi grup, profil privasi, pengaturan lokasi, blokir, report, dan touch ID atau ID wajah.

Penggunaan fitur keamanan dalam aplikasi percakapan dan juga sangat penting sekali dilakukan guna terhindar dari peretasan dan penyalahgunaan informasi.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melindungi aplikasi percakapan dan media sosial, mencakup gunakan password yang kuat, gunakan kombinasi huruf, angka dan symbol-simbol, gunakan fitur autentikasi dua faktor, dan jangan lupa untuk log out apabila sudah menggunakan media sosial di  perangkat orang lain.

Dilanjutkan dengan pilar KEAMANAN DIGITAL, oleh DR. EDY PRIHANTORO, M.I.KOM., MMSI (Ketua Program Studi S2 Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved