Breaking News:

bangka pos hari ini

Gubernur Babel Minta Kenaikan Royalti Timah, Kolektor Bakal Dikenai Pajak

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman berencana kembali meminta adanya kenaikan royalti timah.

Diskominfo Babel
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman (kemeja putih) 

 BANGKAPOS.COM - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman berencana kembali meminta adanya kenaikan royalti timah. Hal ini dilakukannya karena kenaikan royalti timah ini akan menjadi pendapatan asli daerah (PAD).

"Royalti timah ini rencananya, saya jelaskan ya, biar kita paham, nanti royalti akan dinaikkan berdasarkan harga timah sekian, akan naik sekian persen. Ditambah lagi nanti rencananya kolektor akan dikenakan pajak, jadi harga beli timah ada batas-batas, ini nanti akan juga memberikan PAD bagi kita," ujar Erzaldi saat Rapat Paripurna di Kantor DPRD Bangka Belitung, Jumat (17/9).

Namun diakuinya, untuk merumuskan hal tersebut, pemerintah daerah mengajak legislatif saling bersinergi agar segera melakukan konsolidasi dengan pemerintah pusat.

"Kita harus segera berkonsolidasi, jangan hanya mereka saja berkonsolidasi karena permasalahan daerah ini kita yang tahu. Insya Allah kita berupaya, ada kewenangan yang membatasi kita untuk berkreasi, kita upayakan itu, agar bisa memberikan manfaat dan pendapatan daerah kita," kata Erzaldi.

Baca juga: Dijuluki Wanita Sabar, Nagita Slavina Akan ceraikan Raffi Ahmad Bila Lakukan Ini Bukan Selingkuh

Baca juga: Daftar Gaji dan Tunjangan Anggota DPR, di Antaranya Gaji Pokok Rp 16 juta, Uang Tunjangan Rp 59 Juta

Erzaldi memastikan Pemprov Babel akan terus mengawal pembahasan permintaan kenaikan royalti timah ini.

"Kita sama-sama follow up ke pusat, dalam hal royalti memang menjadi perhatian pemerintah, sedang dibahas, kita ingin ikut dalam pembahasannya nanti baru dibawa ke DPR RI, masih dibahas (jumlah kenaikan royalti-red)," jelasnya.

Diketahui, tren harga timah di London Metal Exchange sempat berada di level US$ 35.798 per metrik ton pada 18 Agustus 2021. Kemudian pada Selasa (14/9), harga timah tercatat US$ 34.300 per metrik ton.

Plt Kepala Dinas ESDM Babel, Amir Syahbana, mengatakan fenomena naiknya harga timah ini berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat Babel.

"Ada fenomena harga timah yang bagus pada Agustus puncaknya dan dampaknya bagi masyarakat tidak dipungkiri pada triwulan dua, perekonomian Babel terbaik kedua se-Sumatera terkait perputaran ekonominya," jelas Amir, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Bupati Algafry Janjikan Bonus Rp100 Juta untuk Atlet PON dari Bangka Tengah, Hanya 1 Syaratnya

Amir mengakui Pemprov Babel telah berusaha meminta ke pemerintah pusat agar adanya peningkatan pendapatan dari royalti dana bagi hasil.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved