Rabu, 29 April 2026

Bacaan Niat

Cara dan Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri, Haid, dan Nifas

Penting bagi seorang muslim atau muslimah untuk memahami cara dan bagaimana niat mandi wajib atau mandi junub.

Editor: Dedy Qurniawan
net
Ilustrasi mandi wajib atau mandi junub 

BANGKAPOS.COM - Berikut ini cara dan niat mandi wajib setelah berhubungan suami istri, haid, dan nifas.

Penting bagi seorang muslim atau muslimah untuk memahami bagaimana niat mandi wajib atau mandi junub.

Untuk mengetahui itu, berikut ini panduan mandi wajib atau mandi junub secara lengkap yang bisa kamu pahami.

Mandi wajib adalah satu dari banyak yang hal yang perlu dipahami seorang muslim dewasa.

Mandi wajib biasanya disebut juga dengan istilah mandi junub dan mandi besar. 

Aktivitas ini merupakan bagian dari cara mensucikan diri dalam Islam.

Biasanya, mandi wajib dilakukan se setelah terjadi aktivitas suami istri, haid atau nifas.

Namun tak sedikit yang mungkin belum mengetahu tata cara, syarat dan niat melakukan mandi besar ini.

Baca juga: Niat Sholat Agar Hati Tenang dan Khusyu

Secara pengertian, mandi besar atau mandi wajib adalah mandi atau menuangkan air ke seluruh badan dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadats besar. 

Hal itu adalah pengertian dalam syariat Islam.

Arti al-gusl secara etimologi adalah menuangkan air pada sesuatu.

Sebagai pembeda mandi biasa dengan mandi wajib, perbedaannya terletak pada niatnya.

Rukun mandi wajib

Untuk melakukan mandi janabah, maka ada beberapa hal yang harus dikerjakan karena merupakan rukun (pokok), di antaranya adalah:

Mengguyur air keseluruh badan

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved