Horizzon

Pemenangnya Tetap Mang Mulkan

Mulkan dan Syahbudin punya sisi berbeda untuk melihat secara objektif apa yang sudah mereka lakukan untuk Bangka selama tiga tahun terakhir

|
BangkaPos
IBNU TAUFIK Jr / Pimred BANGKA POS GRUP 

BANYAK cara untuk mengukur kinerja kepala daerah. Dari sudut pandang anggaran, kepala daerah dikatakan sukses jika kemampuan anggaran yang dimiliki daerah terserap secara maksimal..

Penilaian juga bisa dari kacamata pembangunan infrastruktur. Semakin banyak sarana dan prasaran vital dibangun di daerah tersebut, kepala daerah bisa dibilang sukses membangun daerahnya.

Atau barangkali dari sisi akuntabilitas, penilaian Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dalam laporan keuangan juga bisa menjadi tolok ukur keberhasilan kepala daerah memimpin daerahnya..

Namun rupanya MulkanSyahbudin punya sisi berbeda untuk melihat secara objektif apa yang sudah mereka kerjakan untuk Bangka selama tiga tahun terakhir. Sebagai nahkoda Kabupaten Bangka, duet Mulkan-Syahbudin ingin melihat dari perspektif berbeda tentang apa yang sudah mereka kerjakan untuk Bangka..

Sederhana namun efektif, Mulkan justru meminta publik untuk memberikan respon langsung perkembangan tiga tahun terakhir melalui tulisan dan foto. Mulkan-Syahbudin ingin melihat bagaimana warganya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan secara fair.

Dengan cerdik, Mulkan menggelar lomba penulisan dan foto dengan mengambil momentum tiga tahun kepemimpinan mereka. Hasilnya, dengan biaya yang boleh dibilang hemat, Mulkan-Syahbudin bisa melihat bagaimana publik memberikan fedback dengan ‘memotret’ perkembangan Bangka di bawah kepemimpinan mereka.

Jangan salah! Karena sifatnya lomba, maka memang lebih banyak tulisan dan foto yang mengeksplore keberhasilan Mulkan-Syahbudin dengan harapan mendapat poin dari juri.

Namun dari beberapa tulisan tak sedikit yang memberikan masukan dan kritik dengan gaya yang cantik untuk menyentil beberapa sisi yang kurqng dari kepemimpinan Mulkan –Syahbudin.

Menariknya, Mang Mulkan sebagai pemilik acara lomba foto ini tak mau ikut campur dalam penilaian. Mang Mulkan menyerahkan penilaian kepada dewan juri secara mutlak.

Sebagaimana lazimnya sebuah lomba, pemilik acara adalah juri veto yang bakal menjadi penentu terakhir. Namun tidak dengan Mulkan. Ia bahkan menolak bertemu juri untuk mendiskusikan siapa pemenangnya setelah penilaian kuantitatif objektif dilakukan juri.

Memang benar, siapapun yang merwih juara dalam lomba tulis dan foto tuga tahun kepemimpinan Mulkan-Syahbudin ini, maka pada ujungnya, pemenangnya tetaplah MulkanSyahbudin.

Mulkan menjadi pemenang lantaran seluruh tulisan dan foto, baik dari jurnalis maupun umum adalah fedback nyata atas apa yang sudah dilakukan. Potret dari tulisan dan foto yang masuk tentu menjadi bahan evaluasi bagi keduanya setelah tiga tahun memimpin.

Dengan kata lain, tulisanan foto dalam lomba tersebut adalah suara atau aspirasi masyarakat Bangka sekaligus harapan terhadap Mulkan-Syahbudin.

Selanjutnya, pasangan ini masih punya dua tahun tersisa untuk mengakselerasi kepemimpinannya menuju Bangka Setara, Jargon yang mereka usung.

Clear, Mulkan-Syahbudin adalah pemenang yang sesungguhnya dalam lomba ini.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved