Jumat, 15 Mei 2026

G30S PKI

SISI Lain Dipa Nusantra, DN Aidit Selain Jago Politik Ternyata Sejak Kecil Gemar Menabung

DN Aidit merupakan petinggi Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan nama kecil Achmad Aidit.

Tayang:
Editor: M Zulkodri
life
Kisah DN Aidit Putra Belitung yang Jadi Pentolan PKI orang Paling Diburu TNI Ini Nasib Keluarganya 

Dari tabungannya itu, suatu ketika seluruh keluarganya, terutama ayahnya, pernah dibuat kaget olehnya.

Waktu itu, Amat (panggilan kecil DN Aidit) masih kelas 7 HIS, SD-nya Belanda.

Baca juga: Catatan Sejarah, Inilah 5 Versi Siapa Dalang Dibalik Peristiwa G30S Pembunuh 6 Jenderal TNI

Paling tidak, begitu kisah Sobron Aidit, adik kandung DN Aidit, dalam memoarnya berjudul Penalti Tanpa Wasit.

Suatu kali, adik-kakak Achmad Aidit (nama lahir DN Aidit) dan Sobron Aidit melihat ayah mereka, Abdullah Aidit, pulang dalam raut muka yang kuyu dan suram.

Sejak sampai rumah ia tampak merengut, seperti membawa beban yang sangat berat.

“Tidak ada senyum—tidak ada rasa mau bergurau dengan kami anak-anaknya. Kami menanyakan pada emak, dan ketika wajah ayah tidak seseram kemarinnya, kami juga menanyakan kepada ayah,” tulis Sobron.

Untung Abdullah tidak marah, lebih-lebih setelah tahu bahwa anak-anaknya memang sangat perhatian kepadanya.

Setelah itu, kedua kakak-adik itu pun akhirnya tahu bahwa ayahnya mesti melunasi utangnya kepada sebuah toko tempat ia biasa mengambil barang-barang makanan.

Sekali itu, Abdullah terpaksa berutang karena ada keluarga yang juga berutang kepadanya.

Tapi ketika jatuh tempo, belum dapat dilunasi juga.

Utang-berutang itu pun berentet dan Abdullah yang menjadi fokus pokok harus segera membayarnya.

Jika tidak, toko YapDji Long, tempat Abdullah berutang, tidak mau lagi menerimanya sebagai pelanggan yang sudah belasan tahun membeli barang di situ.

Tapi karena utang ini begitu banyak dan sudah terlalu lama tidak dibayar, tauke Yap Dji Long mengultimatum Abdullah agar segera melunasinya.

Baca juga: Pria Ini Terkejut, Ada Wanita Tak Bercelana Jatuh dan Menimpa Mobil, Rupanya Usai Bercinta di Balkon

Mendengar kabar itu, Amat segera menawarkan kepada ayahnya agar ia bisa menggunakan uang tabungannya.

Tadinya Abdullah segan dan merasa sangat tidak pantas berutang kepada anaknya sendiri.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved