Bocor Dokumen Rahasia Jumlah Harta Rahasia Milik Sejumlah Pemimpin Dunia, Nilainya Bikin Melonggo

Lebih dari 300 pemimpin dunia, politikus, dan miliader menjadi sorotan usai data rahasia soal data keuangan mereka bocor.

Editor: M Zulkodri
Tribunnews.com
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM---Baru-baru ini dunia digemparkan dengan kebocoran data keuangan terbesar yang pernah ada.

Data keuangan yang dijuluki Pandora Papers tersebut diklaim berisi dokumen data keuangan 35 pemimpin dunia saat ini dan mantan pemimpin dunia termasuk rekan valdimir putin yang mengunakan rekening di surga pajak untuk memperoleh kekayaan dalam jumlah besar dan melakukan transaksi.

Karena kebocoran itu, Lebih dari 300 pemimpin dunia, politikus, dan miliader menjadi sorotan usai data rahasia soal data keuangan mereka bocor.

Melansir Wartakotalive.com, kebocoran itu diklaim sebagai salah satu kebocoran data keuangan terbesar yang penah ada.

Berkas tersebut terdiri atas 12 juta dokumen dari 14 perusahaan jasa keuangan di negara-negara termasuk Kepulauan Virgin Britania Raya, Panama, Belize, Siprus, Uni Emirat Arab, Singapura, dan Swiss.

Baca juga: Penambang Timah di Bangka Belitung Meninggal Disambar Petir, Begini Kronologisnya

Baca juga: Buruan, Bank BRI Bagi-bagi Pinjaman Rp 50 Juta Tanpa Jaminan, Bebas Biaya Administrasi

Dokumen itu diperoleh oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) sebelum dipelajari oleh lebih dari 650 reporter dari BBC Panorama, Guardian dan outlet berita lainnya.

Demikian berita terkini Wartakotalive.com bersumber dari dailymail.co.uk pagi ini.

Mereka mengungkapkan bahwa mantan perdana menteri Inggris Mr Blair dan istrinya Cherie menghemat sekitar $434.000 (Rp6.199.690) dalam bea materai ketika mereka membeli sebuah kantor di London dengan membeli perusahaan lepas pantai.

Presiden Rusia Vladimir Putin dikaitkan dengan aset rahasia di Monaco, sementara sebuah perusahaan lepas pantai yang dimiliki oleh kekasihnya berupa apartemen senilai $4,1 juta (Rp58.568.500.000) di bawah kasino kerajaan.

Flat mewah lantai empat itu dibeli oleh Brockville Development Ltd, yang akhirnya ditelusuri kembali ke Svetlana Krivonogikh, lapor Guardian.

Wanita berusia 28 tahun saat itu, dikatakan oleh media investigasi Rusia Proekt sebagai ibu dari anak Putin, setelah melahirkan Elizaveta, atau Luiza, pada bulan Maret di tahun yang sama.

Sejak berteman dengan Putin, mantan petugas kebersihan itu tampaknya telah mengumpulkan portofolio aset mewah, termasuk flat di kawasan St Petersburg yang kaya, properti lain di Moskow, dan kapal pesiar, dengan total nilai $100 juta (Rp1.428.500.000.000) - Kremlin menolak berkomentar.

Baca juga: Cek NIK Kamu, Bantuan Rp 1 Juta Bisa Masuk ke Nasabah Bank BRI, BNI, BTN, dan Mandiri, Ini Caranya

Raja Yordania

Raja Yordania secara diam-diam dapat menambahkan properti senilai 70 juta poundsterling (Rp1.353.064.127.100) ke dalam portofolionya di Inggris dan AS - terutama di Malibu, California dan di London dan Ascot, menurut surat kabar tersebut.

Sementara banyak dari transaksi - yang dilakukan oleh puluhan ribu perusahaan lepas pantai yang berbeda - tidak menampilkan kesalahan hukum, mereka mengungkapkan bagaimana Pemerintah Inggris telah gagal dalam janjinya untuk membawa daftar pemilik properti lepas pantai.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved