Jumat, 5 Juni 2026

Pengendara Motor Kaget Disetop Polantas, Lupa Bawa Dompet Tapi Lolos Pemeriksaan

Dinas Kesehatan dan Polres Bangka telah menyiapkan dua gerai vaksin di Lobi UPT Pasar dan Mobil Binmas di Parkiran UPT Pasar tersebut.

Tayang:
Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: M Ismunadi
bangkapos.com/deddy marjaya
Petugas melakukan vaksin kepada pengendara di Mobil Binmas Polres Bangka di Pasar Kite Sungaliat Kabupaten Bangka Minggu (17/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Amin, pengendara motor yang tengah melintas di kawasan Pasar Kite Sungailiat, Kabupaten Bangka, kaget saat personel Satlantas Polres Bangka, menyetop kendaraannya, Minggu (17/10/2021).

Pemeriksaan ini sengaja dilakukan untuk memastikan apakah pengendara tersebut sudah dilakukan vaksinasi.

Pasalnya, Dinas Kesehatan dan Polres Bangka telah menyiapkan dua gerai vaksin di Lobi UPT Pasar dan Mobil Binmas di Parkiran UPT Pasar tersebut. Dua gerai ini sengaja disiapkan guna melakukan percepatan program vaksinasi di wilayah tersebut.

"Kaget soalnya tidak bawa dompet, rupanya dicek kartu vaksin, untung bawa handphone tinggal buka aplikasi karena sudah vaksin," kata Amin.

Pengendara dimintai menujukkan bukti vaksinasi saat dicegat anggota Satlantas Polres Bangka di Pasar Kite Sungailiat Kabupaten Bangka, Minggu (17/10/2021).
Pengendara dimintai menujukkan bukti vaksinasi saat dicegat anggota Satlantas Polres Bangka di Pasar Kite Sungailiat Kabupaten Bangka, Minggu (17/10/2021). (bangkapos.com/deddy marjaya)

Pemeriksaan serupa juga dilakukan kepada pengendara lainnya, Dewi.

Ia sempat beralasan belum divaksin karena memiliki riwayat asma.

Namun, setelah diberikan pengertian akan dicek kesehatannya dulu, barulah Dewi bergegas ke mobil Binmas untuk divaksin.

"Tadi dicek kesehatan rupanya nggak apa-apa dan bisa vaksin jadi langsung vaksin pertama, soalnya selama ini takut kalau sakit dan berbahaya ikut vaksin," kata Dewi.

Hal berbeda dilakukan Sahid, pedagang di pasar tersebut. Ia mengaku langsung mendaftar vaksin meninggalkan dagangan saat mengetahui ada program tersebut. "Mumpung ada vaksin di pasar, soalnya dagang sendiri, kalo dekat kan bisa titipkan sebentar sama pedagang lain," kata Sahid.

Kasatgasus Percepatan Vaksin Kabupaten Bangka, Kompol Robertus Wardhana Utama mengakui meski sasarannya sama, namun pihaknya lebih menyasar ke pengendara yang melintas. "Jadi kita cek, jika ada pengendara yang belum divaksin langsung kita arahkan ke mobil Binmas untuk mendapatkan vaksin," kata Robertus.

Robertus menambahkan upaya percepatan vaksin tidak akan berhasil tanpa adanya komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara intansi terkait. Diakuinya, di Kabupaten Bangka berlangsung sangat baik sehingga berbagai permasalahan bisa didapatkan jalan keluarnya.

"Jadi kita di Satgasus Percepatan Vaksin Bangka setiap ada masalah dikomunikasikan, kemudian berkoordinasi, selanjutnya berkolaborasi dalam penyelesaiannya," jelasnya.

Di atas 50 persen

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra menambahkan pihak Dinkes Bangka melayani warga yang ingin mendaftarkan diri di gerai yang disiapkan.

Diakuinya, kebanyakan warga yang mendaftar vaksin adalah masyarakat yang beraktifitas di pasar, misalnya pedagang dan tukang parkir serta masyarakat umum lainnya.

"Memang sangat efektif kegiatan vaksin jemput bola seperti ini, masyarakat ternyata banyak bukan tidak mau vaksin, tapi mereka tidak memiliki waktu karena pekerjaan seperti pedagang dan tukang parkir," kata Boy.

Boy menjelaskan saat ini realisasi vaksinasi di wilayahnya sudah mencapai 51 persen.

Kondisi ini diakuinya, membuat keyakinan target 70 persen vaksinasi sampai akhir tahun bisa dicapai pada November 2021.

Menurutnya, upaya Satgasus Percepatan vaksin bersama Pemkab, Polres Bangka dan pihak lain dengan melaksanakan jemput bola mendatangi masyarakat ataupun tempat keramaian salah satu kunci meningkatnya capaian vaksin.

"Jemput bola terus kita lakukan, hari ini kita buka 10 gerai vaksin, antara lain di empat gereja, lima pantai dan di Pasar Kite," kata Boy. 

Bantu paket sembako

Bantuan paket Sembako juga diberikan PT Mitra Stania Prima (MSP) kepada masyarakat saat pelaksanaan vaksinasi yang digelar oleh Kelurahan Sungailiat di SDN 6 Sungailiat, Jumat (16/10). Kegiatan ini sebagai wujud dukungan kepada pemerintah daerah dalam percepatan vaksinasi di Kabupaten Bangka.

"Kami selaku pihak perusahaan swasta dengan senang hati mendukung berbagai kegiatan pemerintah," kata Kepala Divisi Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat PT MSP Group, Raden Erwin atau akrab disapa Rio dalam rilisnya, Sabtu (16/10/2021).

Kepala Divisi Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat PT. MSP Group, Raden Erwin saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat saat pelaksanaan vaksinasi di SDN 6 Sungailiat, Bangka, Jum'at (16/10/2021).
Kepala Divisi Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat PT. MSP Group, Raden Erwin saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat saat pelaksanaan vaksinasi di SDN 6 Sungailiat, Bangka, Jum'at (16/10/2021). ((Ist/PT. MSP))

Rio berharap dengan adanya penyerahan bantuan ini, hubungan pihak perusahaan dengan masyarakat maupun dengan pemerintah daerah dapat tetap berlangsung harmonis. "Kami berterima kasih banyak kepada pemerintah daerah karena telah memberi kami kesempatan untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi ini," ungkapnya.

Pihaknya juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik mungkin. "Masyarakat harus tetap kuat dan senantiasa semangat menjalani hidup di era pandemi saat ini," jelasnya. (*/die/u2)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved