Info PPKM
Bangka Belitung PPKM Level 3 dan 2, Protokol Kesehatan, Isoter dan Vaksinasi Jadi Penentu
Empat daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditetapkan menerapkan PPKM Level 3 hingga 8 November mendatang.
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Empat daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditetapkan menerapkan PPKM Level 3.
Daerah tersebut antara lain Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.
Sedangkan 3 daerah kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Bangka Barat, Bangka Selatan dan Bangka Tengah menerapkan PPKM Level 2.
Masa PPKM ini berlaku mulai hari ini 19 Oktober hingga 8 November 2021 mendatang.
Masa perpanjangan PPKM ini lebih lama dibanding sebelumnya yang hanya 1 pekan dan 2 pekan.
Baca juga: PPKM Sampai 1 November, Aturan Naik Pesawat Semua Maskapai, Tak Perlu PCR Asal Penuhi Syarat Ini
Penetapan level PPKM ini diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Koordinator PPKM luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto pada Senin (18/10/2021) petang.
Untuk Kabupaten Bangka, pemerintah memutuskan menurunkan level PPKM menjadi level 3 setelah beberapa kali berturut-turut menerapkan PPKM Level 4.
"Perpanjangan PPKM tadi disampaikan kepada Bapak Presiden dan disetujui untuk di luar Jawa diberlakukan 19 Oktober sampai 8 November dalam tiga minggu, dengan evaluasi tetap dilakukan setiap minggu," kata Airlangga dalam konferensi pers daring, Senin (18/10/2021).
Sebelumnya, berdasarkan analisa dan evaluasi PPKM Level 1, 2, 3 DAN 4 oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per 17 Oktober 2021, terjadi penurunan signifikan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di sejumlah daerah di Bangka Belitung.
Kepala BPBD Bangka Belitung Mikron Antariksa mengungkapkan kasus terkonfirmasi di Bangka Belitung (Tingkat 1) 13,71 penduduk/100.000/minggu.
Untuk PPKM level 2 maksimal sebanyak 20 – 50 penduduk/100.000/minggu.
Kabupaten terendah Tingkat 1 adalah Kabupaten Bangka Selatan 7,15 penduduk/
100.000/ minggu.
Sedangkan kabupaten tertinggi Tingkat 2 adalah Kabupaten Belitung Timur 26,27 penduduk/
100.000/minggu.
"Akumulasi mingguan dan bulanan Kasus Terkonfirmasi di Provinsi Kepulauan Bangka
Belitung, pada prinsipnya sudah mengalami penurunan. Hal ini sebagai akibat dari
kebijakan semua Kepala Daerah untuk dapat mengisolasi seluruh pasien yang
terkonfirmasi positif ke dalam isolasi yerpadu," kata Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com.
Faktor lainnya, lanjut Mikron adalah semakin meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi serta protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kabupaten Belitung Timur memiliki tingkat kasus terkonfirmasi tertinggi. Untuk antisipasi persoalan tersebut, dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai untuk melaksanakan kegiatan isolasi terpadu serta protokol kesehatan.
Kabupaten Bangka Bebas dari PPKM Level 4
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengungkapkan rasa syukur sekaligus lega karena Kabupaten Bangka telah bebas dari level 4.
Kabupaten Bangka turun ke level 3 setelah lebih dari 2 bulan lamanya menyandang status level 4 yang merupakan tingkatan paling ketat dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Lega Alhamdulillah, karena kita sudah dapat pemberitahuannya secara resmi dari Pemerintah Pusat kalau Bangka turun ke level 3," ujar Boy saat dihubungi Bangka Pos, Senin (18/10) malam.
Baca juga: Kecelakaan Tragis di Tol Cipularang Renggut Nyawa Bos Indomaret, Sopir Kontainer Diburu Polisi
Boy mengaku, beberapa waktu lalu, Kemenkes RI sempat menjanjikan bahwa Kabupaten Bangka akan turun menjadi level 2 jika capaian vaksinasinya sampai pada angka 50 persen.
"Itu hitungannya per Jumat (15/10) kemarin. Saat itu capaian vaksinisasi kita sedikit lagi sampai 50 persen, yakni 49,87 persen. Mudah-mudahan evaluasi PPKM berikutnya kita jadi level 2," ujarnya.
Selanjutnya, kata Boy pihaknya akan terus gencar melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19 seperti operasi yustisi, penyekatan di sejumlah titik, penerapan isoter dan prokes kesehatan secara ketat serta kegiatan vaksinasi masal.
"Untuk kegiatan vaksinasi, beberapa hari terakhir ini kita buka sebanyak 30 lebih gerai vaksinasi yang tersebar di setiap kecamatan dan di desa-desa," ungkapnya.
Selain itu, saat ini tingkat kesembuhan di Kabupaten Bangka juga sudah menyentuh angka 99,49 persen di mana dalam beberapa hari terkahir tidak ada kasus kematian akibat Covid-19 serta angka terkonfirmasi positif harian yang sangat sedikit.
Senada dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti. Ia mengaku sangat senang dengan keputusan turunnya PPKM Kabupaten Bangka menjadi level 3.
Baca juga: PLN Potong Tagihan Pelanggan, Masyarakat Bangka Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik
"Sesuai dengan yang disampaikan sebelumnya, berarti sekarang pemerintah pusat sudah lebih konsisten untuk menentukan level PPKM," ucap Then.
Ia menuturkan berdasarkan data di website Kemenkes RI, diketahui bahwa status PPKM di Kabupaten Bangka memang sudah berada pada level 3 sejak tanggal 2 Oktober 2021 lalu.
"Dulu mungkin sedikit ada miskomunikasi perihal data. Syukurlah kalau sekarang kita memang sudah level 3," jelasnya.
Then menegaskan pihaknya akan menargetkan agar Kabupaten Bangka dapat kembali turun level menjadi level 2 sampai evaluasi PPKM berikutnya pada tanggal 8 November 2021 mendatang. ( Bangkapos.com / Fitriadi / Arya Bima Mahendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211017-pengendara-dimintai-menujukkan-bukti-vaksinasi-di-pasar-kite-sungailiat.jpg)