Rabu, 22 April 2026

Saka Bakti Husada Sukseskan Peran Saka Tingkat Nasional di Bangka Belitung

Keikutsertaan Saka Bakti Husada dalam kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari itu mulai 4 Oktober-6 Oktober 2022 ditutup.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
Dinas Kesehatan Bangka Belitung
KEIKUTSERTAAN Saka Bakti Husada dalam kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari itu mulai 4 Oktober-6 Oktober 2022 ditutup melalui upacara penutupan yang diikuti 80 anggota pramuka di Pantai Tikus Emas, Bangka pada Kamis (6/10/2022) sore. 
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Keikutsertaan Saka Bakti Husada dalam kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari itu mulai 4 Oktober-6 Oktober 2022 ditutup melalui upacara penutupan yang diikuti 80 anggota pramuka di Pantai Tikus Emas, Bangka pada Kamis (6/10/2022) sore.
Anggota Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada Tingkat Nasional, Kodrat Pramudho mengungkapkan kegiatan ini dalam rangka menyampaikan atau tukar informasi terkait keikusertaan peran saka masing-masing, baik itu Saka Bakti Husada yang bergerak di bidang kesehatan maupun peran saka lainnya.
"Pada pelaksanaanya kegiatan ini diikuti oleh 11 satuan karya dari 31 Provinsi se-Indonesia sehingga anggota pramuka, baik itu penegak maupun pendega mereka bisa sama-sama belajar apa yang tidak didapatkan dari provinsinya masing-masing," ucap Kodrat.
Sehingga nantinya, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat, diabdikan kepada masyarakat. "Ini sekaligus wahana pertemuan Saka Bakti Husada masing provinsi yang mana perkembangannya berbeda-beda. Sehingga ini wadah belajar diharapkan nanti untuk menyamakan keterampilan nantinya bisa sama dengan yang lain," jelasnya.
Majelis Pembina Saka Bakti Husada sekaligus Kepala Dinkes Babel, Andri Nurtito menjelaskan, pada kegiatan ini para anggota diberikan pembekalan dan kegiatan yang menambah kompetensi pramuka khususnya berupa pengetahuan pemberdayaan masyarakat di sektor kesehatan.
Misalnya, saja kemampuan membuat obat-obatan yang sederhana, menanam tanaman obat, kegiatan penyuluhan kepada masyarakat dan pengetahuan terkait kesehatan keluarga lainnya termasuk ibu dan anak.
"Dalam perkemahan antarsaka ini ada yang namanya sub camp. Sub camp itu diadakan oleh dinas kesehatan untuk pramuka yang memiliki spesialisasi Saka Bakti Husada. Mereka kita bekal terus terkait bidang kesehatan," kata Andri.
Andri berharap adanya peningkatan kapasitas anggota pramuka di bidang pengetahuan kesehatan.  Sehingga para anggota pramuka dapat membawa ilmu yang bermanfaat di sektor kesehatan yang nantinya dibawa ke daerah masing-masing.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepulauan Bangka Belitung turut mendukung giat perkemahan kecil Saka Bakti Husada yang digelar di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Dr. (H.C.) Ir. Soekarno, sejak 4-6 Oktober 2022.
Total ada sekitar 78 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia yang mengikuti giat Saka Bakti Husada ini.
"Rangkaian Peran Saka itu tanggal 2-9 Oktober, pada tanggal 4-6 Oktober itu disubkan dengan Saka masing-masing. Kalau di kesehatan itu Saka Bakti Husada," ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Babel, dr Hastuti, Rabu (5/10/2022).
Pihaknya turut hadir untuk membantu panitia Peran Saka menyukseskan acara nasional yang diikuti oleh 31 provinsi di Indonesia.
"Kami persiapannya, tidak bergerak sendiri, kami berkoordinasi juga dengan dinkes kabupaten/kota, mereka selaku pembina Saka di tingkat kabupaten. Pada struktur pramuka itu dinkes sebagai majelis pembimbing Saka, kami melalukan dukungan untuk kegiatan," jelasnya.
Menurutnya, dalam perkemahan kecil Saka Bakti Husada, para peserta dibekali berbagai ilmu dan wawasan seputaran kesehatan.
"Tujuan kita menggelar ini, memberikan bekal kepada peserta, apa yang dapat mereka lakukan sebagai anggota pramuka di lingkungan masyatakat," katanya.
Dalam giat Saka Bakti Husada, peserta diberikan pemahaman enam krida yakni Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat, Krida Penanggulangan Penyakit Krida Bina Obat, Krida Bina Gizi dan Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
"Jadi diberi pembekalan dulu baru nanti mereka turun ke lapangan, tujuannya disamping mereka dapat bekal, mereka dapat memberikan manfaat kepada masyarakat setempat," ujarnya. (advertorial/v2/s2)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved