Dua Hari Bangka Barat Nol Tambahan Covid-19, Bangka Selatan Optimistis Turun Level PPKM
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat mendata dalam dua hari terakhir, tidak ada penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: M Ismunadi
MUNTOK, BANGKA POS - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat mendata dalam dua hari terakhir, tidak ada penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Bahkan, dalam kurun waktu yang sama, ada penambahan 21 pasien sembuh dari Covid-19.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Babar, Putra Kusuma mengakui saat ini tersisa 28 pasien yang masih dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kalau dari data-data yang ada, kita memang mengarah ke level 2. Semua indikator sudah terpenuhi di level 2, hanya tinggal menunggu pengumuman apakah kita tetap di level 3 atau level 2 atau stagnan," ujar Putra, Senin (18/10/2021).
Diakuinya, membaiknya kasus Covid-19 di wilayahnya, dikarenakan beberapa faktor. Termasuk, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan yang kian membaik.
"Faktor yang memungkinkan Bangka Barat turun ke level 2, karena telah terpenuhinya indikator transmisi komunitas, indikator kapasitas respon, kepatuhan Prokes dan vaksinasi," katanya.
"Faktor penurunan juga karena kesadaran masyarakat sudah semakin baik, setiap kasus yang ada direspon oleh Satgas misalnya dilakukan tracing, testing dan yang positif di karantina di Isoter," tambahnya.
Namun, pihaknya juga mengantisipasi adanya kenaikan angka positif Covid-19 yang sewaktu-waktu dapat terjadi dengan cepat.
"Untuk gelombang ketiga, para ahli epidemiologi bilang tetap ada kemungkinan. Paling terpenting adalah di kapasitas respon, jadi Pemkab Babar menyiapkan kapasitas respon yang memadai untuk mengantisipasi," tuturnya.
Putra mengungkapkan kapasitas respon, yakni testing, tracing dan bed occupancy rate atau keterisian tempat tidur akan terus dimaksimalkan.
"Jadi fasilitas kesehatan itu disiapkan, untuk menghadapi pandemi gelombang ketiga nanti. Jangan sampai Faskesnya kolaps tidak mampu menampung pasien-pasien yang ada, itu yang perlu kita persiapkan. Saat ini kita punya 100 lebih bed untuk pasien Covid-19 yang butuh perawatan, jadi kita sudah sangat siap," ungkapnya.
99,8 persen
Kondisi serupa juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi.
"Alhamdulillah kalau melihat dari pengendalianyna. Hari ini saja, cuma dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, kemarin tidak ada. Sedangkan kesembuhan pasien sudah 99,8 persen," kata Supriyadi.
Ia menjelaskan tidak sampai satu persen lagi, semua masyarakat yang terpapar Covid-19 akan sembuh. Selain itu diakuinya, tidak ada lagi pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit. "Artinya kesiapan Pemkab Basel dalam pengendalian Covid-19 sangat luar biasa. Animo masyarakat untuk vaksin sangat tinggi, namun stok vaksinnya yang sebelumnya kosong," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210802-putra-kusuma.jpg)