Cara Mengobati Jantung Berdebar karena Cemas dan Gugup Ala Dokter Zaidul Akbar, Konsumsi Ini
Dokter Zaidul Akbar menjelaskan cara mengobati jantung berdebar karena cemas dan gugup
Penulis: Widodo | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM -- Banyak orang masih mengalami jantung berdebar secara kencang karena rasa cemas atau gugup.
Pertanyaan sering cemas dan gugup seketika jantung berdebarpun dilontarkan oleh seseorang kepada Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar.
Dalam video di kanal YouTube Pola Pikir yang diposting pada 25 Desember 2019 lalu, Dokter Zaidul Akbar menjelaskan cara mengobati jantung berdebar karena cemas dan gugup.
Dia menyebutkan kecemasan berdasarkan teori yang ia baca mungkin karena belum menikmati zikir.
Baca juga: Video Gisel Goyang Pargoy 15 Detik di Kolam Renang Bikin Warganet Terngiang-ngiang
Baca juga: Mulai 19 Oktober, Penerbangan Jawa-Bali Tak Perlu Lagi Tes Antigen, Cukup Penuhi Syarat Ini
"Mungkin kita belum menikmati zikir, iman kita belum dirasakan nikmatnya, itu dari sisi imannya," katanya dalam video tersebut.
"Kalau dari segi fisiknya mineral defisiensi. Jadi orang tersebut kekurangan mineral yang diperoleh dari rimpang, garam, buah, sayur, protein, probiotik.
Rutinlah memakan makanan itu setiap hari," lanjutnya.
Dr Zaidul Akbar menyarankan, meskipun sibuk bekerja atau sekolah, bagi orang yang mengalami itu rutin mengkonsumsi beberapa makanan tersebut dan mengkonsumsi beberapa bahan alami yang tersedia di dapur rumah.
"Mungkin temen-temen di sini pas kerja atau sekolah, tidak ada salahnya Anda mulai mengubah isi air putih dengan memasukan kurma di dalamnya atau masukan jahe, kunyit itu punya efek ke badan dan itu menjadi asupan mineral buat badan," sebutnya.
Jantung berdebar diketahui merupakan kondisi yang dirasakan seseorang saat jantungnya berdenyut terlalu kuat, cepat, dan tidak beraturan.
Kondisi tersebut terasa di area dada, bahkan hingga tenggorokan atau leher.
Baca juga: Tips WhatsApp, Cara Mudah Mengirim File Foto atau Video Tanpa Mengubah Resolusi Aslinya
Baca juga: PPKM Sampai 1 November, Aturan Naik Pesawat Semua Maskapai, Tak Perlu PCR Asal Penuhi Syarat Ini
Secara umum, kondisi jantung berdebar atau palpitasi ini sebenarnya bukan kondisi yang berbahaya.
Kondisi jantung berdebar tersebut dapat reda sendiri.
Namun demikian, palpitasi tetap perlu diwaspadai.
Apalagi jika disertai pusing, sesak napas, dan pingsan.
Kondisi jantung berdebar dengan beberapa penyerta di atas dapat menandakan adanya masalah pada jantung, seperti aritmia.
Jika sudah begitu, maka Anda membutuhkan penanganan medis. (Bangkapos.com/Widodo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dr-zaidul-akbar-beberkan-cara-obati-jantung-berdebar-kencang-dan-rasa-cemas.jpg)