Senin, 20 April 2026

Garuda Indonesia Dikabarkan Akan Pailit dan Digantikan Pelita Air, Dirut Irfan Setiaputra Buka Suara

Isu Garuda Indonesia pailit berhembus kencang seiring langkah Kementerian BUMN membuka opsi menggantikan Garuda dengan Pelita Air jika Garuda pailit

Editor: Dedy Qurniawan
Serambi Indonesia/Hendri
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (2/9/2020). 

BANGKAPOS.COM -Maskapai penerbangan tanah air dari BUMN Garuda Indonesia dikabarkan bakal pailit dan digantikan Pelita Air.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra pun buka suara.

Irfan Setiaputra menanggapi perihal kabar opsi pailit yang kian mencuat di berbagai pemberitaan.

Maskapai flag carrier ini memang tengah menghadapi sidang gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang bisa berujung status pailit.

Isu Garuda Indonesia pailit makin berhembus kencang seiring langkah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membuka opsi menggantikan Garuda dengan Pelita Air jika Garuda resmi pailit.

Opsi tersebut mendapat tanggapan dari Irfan Setiaputra.

Baca juga: Video Gisel Goyang Pargoy 15 Detik di Kolam Renang Bikin Warganet Terngiang-ngiang

Baca juga: Tinggalkan Rano Karno, Para Pemain Si Doel Anak Sekolahan Ini Pergi untuk Selama-lamanya

“Hal tersebut merupakan pandangan dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas

Garuda Indonesia dalam melihat berbagai kemungkinan melalui perspektif yang lebih luas atas berbagau

opsi-terkait langkah pemulihan kinerja Garuda Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (20/10/2021).

Di sisi lain, Irfan juga menegaskan bahwa pihaknya tetap berupaya memperbaiki kinerja keuangan perseroan melalui restrukturisasi.

“Adapun fokus utama kami di Garuda Indonesia saat ini adalah untuk terus melakukan langkah

akseleratif pemulihan kinerja yang utamanya dilakukan melalui program restrukturisasi menyeluruh yang

tengah kami rampungkan,” ucapnya.

“Upaya tersebut turut kami intensifkan melalui berbagai upaya langkah penunjang perbaikan kinerja

Garuda Indonesia secara fundamental khususnya dari basis operasional penerbangan,” sambungnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved