Selasa, 28 April 2026

Ini yang Bikin Uang Kuno Bisa Dibeli Sampai Ratusan Juta, Modal Rp400 Ribu Satu Lembarnya

Kolektor ini ungkap rahasia harga uang kuno yang mencapai puluhan hingga ratusan juta. Modalnya hanya Rp400 ribu saja satu lembarnya.

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Alza Munzi
Youtube/Info Uang
Kolektor uangkap cara membuat sertifikat pada uang agar bernilai jual mahal 

BANGKAPOS.COM - Bisnis uang kuno atau jadul (zaman dulu) memang bisa membuat kaya mendadak.

Hal itu lantaran uang kuno baik uang koin maupun kertas dapat laku hingga ratusan juta.

Ya, kolektor uang memang seringkali rela merogoh kocek dalam demi uang langka tersebut.

Tak terkecuali untuk uang yang hingga saat ini masih berlaku sebagai alat pembayaran sehari-hari.

Uang itu diantaranya memiliki nomor seri cantik atau uang yang salah potong.

Berikut ini cara memaksimalkan harga uang langka yang Anda miliki.

Melansir YouTube Info Uang, kolektor ini mengungkap pentinganya sertifikat atau surat pada uang yang kita miliki.

"Sahabat info uang, tidak hanya tanah dan batu permata yang bisa dibuatkan surat atau sertifikat.

Ternyata uang juga bsia dibuat suratd an sertifikat," ujar YouTuber itu.

"Kira-kira apa tujuannya, berapa biayanya dan di mana tempat membuatnya, kami telah bersama kolektor yang tak asing lagi yaitu mas Ico," tambahnya.

Karena zaman yang telah modern, uang juga ternyata bisa dibuatkan sertifikat.

"Uang juga bisa dibuat sertifikat karena dunia modern kaya gini kolektro juga butuh sertifikat dari uang,

contohnya kaya uang kertas yang ini bisa di sertifikatkan," ungkap kolektor itu.

Ia pun menjelaskan kode-kode dari uang yang telah tersertifikasi.

Baca juga: Pasti Dipanggil Orang Kaya, Jika Punya Uang Rp2.000 Seperti Ini Dibeli Rp60 Juta Per Lembar

Uang yang telah disertifikasi dengan sertifikat atau surat
Uang yang telah disertifikasi dengan sertifikat atau surat (Youtube/Info Uang)

"Bisa juga uang koin contohnya seperti ini namanya NGS kalo koin ini PNQ," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved