Covid-19 Ubah Pola Hidup Wanita Ini, Wajib Masker dan Prokes
Pola hidup sehat dengan tidak terlalu dekat atau memberi jarak saat berinteraksi dengan sekitar, memakai masker
Penulis: Edy Yusmanto |
Di sisi lain jumlah kasus covid memang tak setinggi beberapa waktu terakhir. Bahkan data menunjukkan penurunan angka kasus terkonfirmasi positif.
Namun semua itu tak memengaruhi Enny untuk tetap menjalankan prokes.
"Kita tidak tahu tapi saya dan keluarga tetap patuhi prokes. Kami menyakini, virus ini masih ada di sekitar kita. Jadi kami tidak mau lengah dan ingin juga terus mengkampanyekan, yuk mematuhi prokes agar terhindar dari virus covid," jelas Enny.
Selain prokes dan pola hidup sehat, Enny juga telah divaksin dua kali.
Bersama keluarga tercinta semua sudah menjalani suntik vaksin sebagai upaya untuk menghindari virus ini.
Tak Lepas Masker
Pernah berstatus terkonfirmasi positif virus covid-19 membuat gadis cantik bernama Rizky Wardianti tak mau abai pada protokol kesehatan.
Dia menceritakan masa-masa sulitnya berjuang melawan virus yang disebut berasal dari Wuhan China tersebut.
"Gak banget rasanya kala itu, tak enak sekali. Tapi alhamdulilah semua bisa teratasi dengan baik," tutur Rizky.
Rizky mengingat kala itu harus menjalani karantina sendiri di rumah selama 10 hari.
Interaksi bersama keluarga, teman dan kerabat tak bisa langsung.
Semua hanya dilakukan melalui telepon seluler.
"Paling kalau antar makanan di pagar rumah. Mau ngobrol atau apa cuma bisa lihat dari kejauhan. Gak enaklah waktu itu," kenang Rizky.
Kondisi tersebut membuat Rizky benar-benar menjaga pola hidupnya.
Dia tak mau lagi untuk tidak memakai masker, selalu mencuci tangan dan mengurangi kumpul-kumpul bersama teman-teman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211106-dr-enny-marziah.jpg)