Jumat, 24 April 2026

Erzaldi Rosman

Waspada Cuaca Ekstrem, Gubernur Bangka Belitung Ingatkan BPBD Siap Siaga Atasi Banjir

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, meminta kesiap-siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, meminta kesiap-siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengantisipasi terjadinya banjir di sejumlah wilayah kabupaten/kota.

Menurutnya, cuaca ekstrem, dengan curah hujan yang tinggi akibat fenomena La Nina bakal terus melanda Babel hingga akhir tahun nanti.

"Intinya kesiap-siagaan BPBD Provinsi Babel dalam menghadapi bencana ini. Karena harus sudah siap. Terutama beberapa titik yang menjadi langganan banjir harus terus kita pantau," kata Erzaldi Rosman kepada Bangkapos.com di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Kamis (11/11/2021).

Erzaldi menegaskan kegiatan untuk mengantisipasi bencana banjir telah banyak dilakukan baik di pemprov maupun di kabupaten dan kota.

"Kami merasa untuk kegiatan telah dilakukan pemprov dan kabupaten/kota. Kita berharap beberapa titik banjir, yang biasanya banjir mungkin tahun ini tidak ada," kata Erzaldi.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Umum dan Rentan di Bangka Belitung Baru Tercapai 39,14 Persen

Baca juga: Razia Vaksin Covid-19 Keliling, Pengendara Sepeda Motor Ngaku Kaget, Sempat Mau Putar Balik

Mantan Bupati Bangka Tengah, ini juga mengharapkan beberapa titik yang menjadi langganan banjir disejumlah daerah untuk dapat dilakukan pemantauan dan secepat mungkin dilakukan antisipasi.

"Untuk kegiatan penanganan banjir telah lakukan provinsi dan sehingga ada beberapa titik itu tetap menjadi pantaun agar genangannya berkurang," harap Erzaldi.

Dia mengingatkan, beberapa daerah rawan banjir seperti di Kota Pangkalpinang, diharapkan dapat diwaspadai, karena pernah terjadi banjir besar beberapa waktu lalu.

"Tetap waspada, karena di Pangkalpinang sudah banjir, bukan langsung selesai karena ini fenomena La Nina ini sampai akhir Desember, sehingga harus meningkatkan kewaspadaan. Kemudian BPBD harus menyampaikan ini ke masyarakat," ingat Erzaldi.

Erzaldi juga meminta beberapa daerah yang belum maksimal kegiatan penanganan banjirnya, agar dapat menyiapkan pompa air. Seperti di Kampung Amau Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

"Untuk di Pangkalpinang ini 2022 ada beberapa kegiatan dari provinsi dan APBN (untuk penanganan banjir-red), kemudian di Desa Kurau Bangka Tengah 2022, dan di Desa Nibung pembangunan jembatan terus dikerjakan.  Tinggal kampung Amau Belitung belum mendapatkan. Sehingga kita perlu menyiapkan mesin pompa, untuk stand by ketika curah hujan tinggi pompa dapat dijalankan untuk mengurangi area tergenang," harapnya.

Sementara, Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa,  mengatakan berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung, dari awal 2021 hingga 11 November 2021 bencana banjir telah terjadi di sejumlah kabupaten/kota.

Seperti Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Pangkalpinang, Belitung, Belitung Timur, dan Bangka Selatan.

"Untuk jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak totalnya ada sekitar 517 KK dengan 925 jiwa," kata Mikron.

Sedangkan berkaitan dengan atisipasi semua bencaba, kata Mikron mereka telah melakukan apel dengan puluhan anggota TRC BPBD Babel beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tingkatkan Capaian Vaksinasi Covid-19, Ditpolairud Polda Babel Sasar Warga Pesisir dan Pulau-pulau

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved