Digerebek Saat Ngamar dengan Teman Wanita di Hotel, Reaksi Pria Paruh Baya Ini Sungguh Mengejutkan
Setidaknya, petugas membutuhkan waktu sekira 10 hingga 15 menit menggedor pintu kamar hotel, namun
BANGKAPOS.COM-Seorang pria berusia 49 tahun enggan membuka pintu kamarnya saat tim gabungan Polda Jambi menggelar razia gabungan penyakit masyarakat (Pekat), Sabtu (20/11/2021) malam, terjaring razia bersama seorang teman wanitanya.
Pria tersebut ternyata sedang bersama seorang wanita didalam kamar di sebuah hotel di kawasan Kebun Handil, Jelutung, Kota Jambi
Lelaki paruh baya tersebut diduga kuat baru saja bercumbu bersama teman wanitanya yang berusia 36 tahun.
Sebelum berhasil diperiksa, petugas sempat kewalahan untuk masuk ke dalam kamar tersebut.
Setidaknya, petugas membutuhkan waktu sekira 10 hingga 15 menit menggedor pintu kamar hotel, namun, keduanya tidak bergeming.
Sembari menunggu respon dari dalam kamar, petugas melakukan pemeriksaan ke kamar lainnya.
Namun, lelaki paruh baya tersebut tidak kunjung membuka pintu.
Saat petugas memutuskan untuk meninggalkan hotel, lelaki tersebut membuka pintu, dan petugas akhirnya langsung memeriksa seisi kamar.
Lelaki paruh baya tersebut mengaku baru saja selesai bermesraan dengan teman wanitanya.
"Ngapain, baru selesai yo," kata satu diantara petugas, saat melakukan pemeriksaan, Sabtu (20/11/2021) malam seperti dikutip dari tribunjambi.com.
"Iya pak," jawab lelaki paruh baya tersebut.
Tidak ada rasa canggung di wajah lelaki tersebut, dia bersikap kooperatif dan santai saat petugas melakukan pemeriksaan.
Setelah digeledah, keduanya akhirnya langsung di gelandang ke Mapolda Jambi, guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kasubdit IV, Renakta Ditreskrimum Polda Jambi, AKBP Kristian Adi Wibawa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan antisipasi penyakit masyarakat.
Setidaknya, ada 4 hotel yang dirazia petugas malam itu, dan berhasil amankan 17 orang yang bukan suami isteri di dalam hotel.
"Benar, ini dalam rangka giat antisipasi penyakit masyarakat, dan yang kita amankan akan dilakukan pemeriksaan lebih dahulu sebelum wajib lapor," ungkapnya.
Janda 4 Hari Sewa Hotel Demi Berduaan Bareng Pria 17 Tahun
Hubungan terlarang seorang janda 2 anak dan pria 17 tahun beberapa waktu lalu sempat membuat gempar.
Kepalang nafsu, janda 2 anak itu rela 4 hari sewa hotel demi habiskan malam bersama kekasih berondongnya.
Belum genap 4 hari, janda dan pria 17 tahun ini keburu diciduk polisi.
Kondisi keduanya saat digerebek polisi pun bikin syok.
Dikutip dari laman sosok.id, kejadian ini terungkap pada tahun 2019 silam.
Usut punya usut, janda dari Jakarta itu rela datang dari Jakarta untuk menemui kekasih brondongnya di Jambi.
Tak hanya sekadar bertemu biasa, mereka pun ternyata sengaja mencari tempat sepi.
Kedua pasangan itu, MM (40) dan IR (17), kemudian menginap di sebuah hotel di Kota Jambi.
Dilansir dari Tribun Jambi, mereka berdua berada di kamar hotel selama dua hari.
Pasangan tanpa ikatan perkawinan itu pun digrebek.
Razia pekat yang dipimpin Kapolsek Pasar, AKP Sandy Mutaqqin, itu mengamankan wanita MM (40) warga Jakarta Selatan dan pria IR (17) warga Kenali Asam Atas, Kota Jambi.
Awalnya, IR mengaku bahwa MM adalah ibunya.
Belakangan saat didesak polisi, dia akhirnya mengaku MM bukan ibunya.
Ternyata, pasangan tersebut sudah booking hotel untuk empat hari.
Namun, pada hari kedua di hotel, mereka sudah terjaring operasi penyakit masyarakat (pekat) Polsek Pasar.
MM mengaku berada di Jambi selama empat hari.
"Baru dua hari di Jambi," ungkapnya.
Saat mendatangi kamar mereka, awalnya Tim Polsek Pasar sempat beberapa kali mengetuk pintu kamar, namun tidak kunjung dibuka.
Kedua pasangan dengan rentang umur yang cukup jauh itu pun diduga melakukan praktik prostitusi.
Polisi mengatakan sang pria IR (17) tampak gugup saat diinterogasi.
"Awalnya dia bilang wanita itu ibunya. Tapi ketika didesak kebenarannya, dia balik mengakui bahwa wanita itu bukan ibunya," kata seorang anggota.
Saat pintu dibuka, brondong IR dalam keadaan tidak berbaju.
Dia hanya mengenakan celana pendek dan tampak gagap saat ditanya polisi.
MM mengaku mengenal brondong IR melalui Facebook.
"Kenal lewat chat via facebook terus komunikasi hingga sampai sini," katanya.
MM sendiri tidak lagi bersuami dan memiliki dua orang anak yang saat ini berada di Jakarta.
MM berkata, "Anak di Jakarta."
Dari percakapan di pesan facebooknya mereka saling memanggil sayang.
AKP Sandi Mutaqin mengatakan keduanya ditahan di Mapolsek Pasar.
"Kita amankan terlebih dahulu untuk dimintai keterangan, karena keduanya diduga melakukan tindakan prostitusi," jelasnya.