Doa
Doa dan Cara Nabi Muhammad SAW ketika Mengalami Mimpi Buruk, Cukup Baca Surat Pendek Ini
Terkadang dalam mimpi tersebut seseorang bertemu dengan orang-orang yang dikenal bahkan tak dikenal. Adapun mimpi yang kerap dirasakan manusia bisa...
BANGKAPOS.COM -- Berikut ini adalah cara Nabi Muhammad SAW saat mengalami mimpi buruk. Cukup membaca doa surat pendek ini.
Seperti diketahui, setiap manusia pasti pernah mengalami mimpi baik saat tidur di malam hari maupun kapan saja saat terlelap.
Mimpi disebut pula sebagai bunga tidur yang hadir tanpa sepengatahuan manusia.
Sehingga seringkali manusia bermimpi secara random atau acak dalam tidurnya.
Terkadang dalam mimpi tersebut seseorang bertemu dengan orang-orang yang dikenal bahkan tak dikenal.
Baca juga: Doa Sore Hari yang Dibaca Rasulullah, Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Artinya dalam Bahasa Indonesia
Baca juga: Terlanjur Berzina di Masa Lalu, Apakah Wanita Harus Mengakui Setelah Menikah, Ini Kata Buya Yahya
Baca juga: Doa Mustajab dan Amalan Menjemput Jodoh untuk Laki-laki dan Perempuan
Adapun mimpi yang kerap dirasakan manusia bisa indah bahkan buruk.
Terkait mimpi ini, ada mimpi yang tak boleh diceritakan kepada siapapun karena akan menjadi nyata yakni mimpi buruk.
Selain itu, apabila mimpi buruk maka lakukanlah cara yang diajarkan oleh Nabi berikut ini.
Berikut ini penjelasan Buya Yahya yang dibagikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Berangkat dari pertanyaan seorang jemaah prihal bagaimana cara kita mengetahui ciri-ciri mimpi yang bermakna yang akan menjadi nyata?
Maka, terkait urusan mimpi tersebut Buya Yahya memberikan penjelasannya.
"Mimpi adalah mimpi. Jangan rubah mimpi sebuah kenyataan," terang Buya Yahya.
"Sebaik-baik mimpi adalah seburuk-buruk saat bangun dan seburuk-buruk mimpi adalah sebaik-baik di saat bangun, kan begitu orang mimpi dikejar harimau Alhamdulillah," tambahnya.
Baca juga: Doa Taubat Nabi Adam AS dan Doa Taubat yang Diajarkan Nabi Muhammad Termasuk Doa Pelebur Dosa Zina
Baca juga: Doa Pendek ini Sangat Dibenci Setan, Sampai Putus Hingga Tak Berani Lagi Goda Manusia
Maka, Buya Yahya menegaskan jika mimpi adalah mimpi.
Ia juga mengingatkan jangan menghubungkan terus hidup dengan mimpi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/28042021-doa-dan-berdzikir-di-malam-lailatul-qadar-ilustrasi.jpg)