Breaking News:

Ketika Panglima TNI Andika Bereaksi soal Kasus Cekcok Arteria dengan Wanita yang Ngaku Anak Jenderal

Adapun cekcok antara keduanya berujung pada aksi saling lapor. Andika menyebut bahwa pihaknya telah menelusuri peristiwa tersebut sejak kemarin ...

capture kompas.tv
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberi keterangan persnya usai bertemu dengan Kapolri di Mabes Polri, Selasa (23/11/2021). 

BANGKAPOS.COM -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merespon persoalan soal kasus cekcok Arteria dengan wnaita yang ngaku anak jenderal.

Diketahui, Andika Perkasa menanggapi insiden pertengkaran antara ibunda dari Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dengan perempuan yang mengaku anak seorang jenderal.

Adapun cekcok antara keduanya berujung pada aksi saling lapor.

Andika menyebut bahwa pihaknya telah menelusuri peristiwa tersebut sejak kemarin malam.

Bahkan, Selasa (23/11/2021) pagi tadi pihaknya sudah berkoordinasi langsung dengan Polresta Bandara Soekarno Hatta.

Baca juga: KABAR Gembira, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Beli atau Renovasi Rumah, Begini Syarat dan Caranya

Baca juga: Gisel Menatap Manja Lalu Bilang Geli Wijin Sok Imut, Ada yang Nyebut Gading Belum Tergantikan

Baca juga: Ciri-ciri Uang Kertas Rp10 Ribu Emisi 2005 Dibayar Rp 20 Juta per Lembar, Auto Jadi Sultan

Baca juga: Doa Sore Hari yang Dibaca Rasulullah, Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Hal itu disampaikan Andika usai bertemu dengan Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Rekaman perseteruan antara seorang wanita yang mengaku anak Jenderal TNI dengan ibunda dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, beredar di media sosial. (Kolase Foto, Tangkan Layra Instagram @ahmadsahroni88)
Rekaman perseteruan antara seorang wanita yang mengaku anak Jenderal TNI dengan ibunda dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, beredar di media sosial. (Kolase Foto, Tangkan Layra Instagram @ahmadsahroni88) (Kolase Foto, Tangkan Layra Instagram @ahmadsahroni88)

"Bahwa kita telusuri pihak-pihak yang berada di video itu, dan Komandan Pusat Polisi Militer sudah langsung mulai tadi malam melakukan penelusuran. Tadi pagi sudah berkoordinasi dengan Polres Bandara," kata Andika dalam keterangan, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.

Panglima TNI itu menegaskan siap menerima laporan dari kedua belah pihak yang berseteru, berkaitan dengan tindakan anggotanya.

Sebab pihaknya hanya berwenang memproses hukum anggotanya.

"Kita sifatnya siap menerima laporan dari dua pelapor ini seandainya ada apakah 'tekanan' atau apapun yang juga dikeluhkan atau dilaporkan akan kami proses hukum."

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved