Breaking News:

Ibu Arteria Dahlan Ternyata Guru, Ungkap Alasan Maafkan Anggiat Pasaribu yang Cekcok di Bandara

Anggiat Pasaribu adalah perempuan yang cekcok dengan ibu Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta, beberapa waktu lalu

Kolase/Instagram
Seorang Wanita Muda yang Ngaku Anak Jenderal TNI Memaki Arteria Dahlan dan Ibunya 

BANGKAPOS.COM -- Kasus cekcok antara ibu Arteria Dahlan, Wasniar Wahab dengan Anggiat Pasaribu berakhir damai.

Ibunda anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan, Wasniar Wahab, mengaku sejak awal telah memaafkan perbuatan Rindu Anggiat Pasaribu.

Anggiat Pasaribu adalah perempuan yang cekcok dengannya di Bandara Soekarno-Hatta, beberapa waktu lalu.

Wasniar pun menceritakan sedikit seputar kejadian yang menimpanya.

Baca juga: Wijin Matanya Kemana Sih? Lirikan Nakal Kekasih ke Bagian Sensitif Gisel Bikin Penasaran

Baca juga: Timor Leste Bukan Cuma Jadi Negara Miskin, Kini Malah Jadi Negara Berbahaya di Dunia dalam Hal Ini

Ia mengatakan, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berat, mengagetkan, dan menakutkan bagi dirinya.

"Jadi, ibu sudah memaafkan, cuma peristiwa kemarin itu memang untuk ibu berat sekali, sangat mengagetkan, cukup menakutkan," kata Wasniar saat dimediasi dengan Anggiat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Selain itu, Wasniar juga heran mengapa ia masih tetap dilaporkan ke polisi atas peristiwa cekcok tersebut.

"Sebenarnya sejak awal kami itu sudah memaafkan, cuma kami heran kok masih dilaporkan? Ibu memang agak galau dengan peristiwa itu," imbuhnya.

Anggiat Pasaribu mencium tangan ibunda Arteria Dahlan, Wasniar Wahab, dI uang FraksI PDI-P, Kamis (25/11/2021)
Anggiat Pasaribu mencium tangan ibunda Arteria Dahlan, Wasniar Wahab, dI uang FraksI PDI-P, Kamis (25/11/2021) (KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Wasniar mengatakan, selama menjadi guru, ia sudah menghadapi banyak anak dengan berbagai perangai dan tingkah laku yang ia nilai sebagai bagian dari kehidupannya di dunia pendidikan.

Namun, ia merasa kaget atas peristiwa cekcok dengan Anggiat karena peristiwa seperti itu tak pernah ia alami saat menjadi guru selama 35 tahun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved