Senin, 18 Mei 2026

Covid-19 Ubah Hidup Rina Jadi Lebih Peduli pada Kesehatan Lewat Prokes dan Vaksinasi

Ada efek berbeda dari Covid-19 yang dirasakan perawat gawat darurat di RS Kalbu Intan Medika (RS KIM) Rina Janiar Tati Simanjuntak

Tayang:
Penulis: Edy Yusmanto |
Bangkapos.com/Edy Yusmanto
Perawat RS Kalbu Intan Medika (RS KIM) Rina Janiar Tati Simanjuntak 

BANGKAPOS.COM - Covid-19 mengubah banyak hal hampir di semua sektor kehidupan. Perekonomian masyarakat terganggu, lapangan pekerjaan terbengkalai termasuk meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga ketakutan sosial yang berdampak pada kesehatan.

Namun, di sisi lain ada efek berbeda dari Covid-19 yang dirasakan perawat gawat darurat di RS Kalbu Intan Medika (RS KIM) Rina Janiar Tati Simanjuntak.

Dia merasa ada yang berubah dari pola kehidupannya bersama keluarga sejak pandemi Covid-19.

Karier sebagai perawat sudah dilakoni Rina selama 13 tahun. 

Pahit manis berjumpa dan berinteraksi dengan pasien tentu bukan cerita baru bagi warga asli Medan yang sudah lama menetap di  Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. 

Begitu juga pandemi covid-19 menorehkan catatan tersendiri dalam karier dan kehidupan Rina bersama keluarga. 

"Covid ini memberi kisah bagi setiap orang tentunya tidak hanya saya. Karena ini wabah yang tidak hanya terjadi di Pangkalpinang Indonesia, melainkan dunia," kata Rina kepada bangkapos.com Kamis (1/12/2021).

Covid hingga kini masih belum benar-benar menghilang dari dunia.

Bahkan virus ini terus berkembang dan muncul varian baru seperti Delta dan Omicron.

Meski demikian, Rina merasakan ada dampak yang luar biasa diakibatkan virus ini. 

Dia mengenang masa-masa jumlah pasien terkonfirmasi positif covid membanjiri rumah sakit, itu sangat menakutkan. 

Kengerian dalam hati kala itu tak ditampik Rina.

"Takut pastilah, kami juga manusia. Apalagi waktu itu, kami adalah garda terdepan penanganan pasien," kenang Rina. 

Bersama rekan-rekan tenaga medis (nakes), Rina mengaku sempat mengalami masa-masa kepanikan dalam upaya menangani pasien. 

Apalagi jumlahnya (pasien) kala itu benar-benar menuntut nakes bekerja ekstra.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved