KM Berkat Niaga Terbakar di Perairan Bembang Jebus, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Danpos AL Muntok, Kapten Laut (T) Yuli Prabowo membeberkan dugaan terbakarnya KM Berkat Niaga dikarenakan adanya korsleting listrik di bagian mesin.
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Danpos AL Muntok, Kapten Laut (T) Yuli Prabowo membeberkan dugaan, terkait terbakarnya KM Berkat Niaga dikarenakan adanya korsleting listrik dibagian mesin kapal.
"Dugaan sementara karena korsleting listrik di kamar mesin, jadi kapal itu sudah dua kali melakukan pelayaran. Pertama Pangkalbalam ke Pontianak, sekarang dari Palembang ke Pontianak," ujar Kapten Laut (T) Yuli Prabowo, Kamis (2/12/2021).
Sebelumnya diketahui Kapal KM Berkat Niaga dengan muatan karet mengalami insiden kebakaran, di perairan Pantai Bembang, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat pada Rabu (01/12/2021) sekitar pukul 17.45 lalu.
Baca juga: KM Berkat Niaga Terbakar, Enam ABK Terjun Ke Laut Bembang Jebus
Baca juga: KM Berkat Niaga Terbakar di Perairan Bembang Jebus, Sembilan ABK Selamat Dibawa Ke Pos AL Muntok
Akibat dari kebakaran tersebut sembilan ABK, harus menyelamatkan diri dengan dibantu nelayan. Lebih lanjut kini kesembilan ABK saat ini sudah berada di Pos AL Muntok, usai tak ada yang mengalami luka berat.
Sementara itu Kapten Laut (T) Yuli Prabowo mengungkapkan, sembilan ABK akan menjalani pemeriksaan oleh pihak KSOP terkait pelayaran dengan bawaan karet menuju Pontianak.
"Kita lakukan evakuasi ke sini karena dalam rangka mengambil keterangan dan berkoordinasi, dengan KSOP terkait dengan pelayarannya. Kita ambil keterangan lanjutkan hari ini dengan KSOP, kalau tidak ada yang mencurigakan atau pelanggaran lain akan kita kembalikan ke keluarga atau yang bertanggungjawab," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)