Kamis, 23 April 2026

YLBHI Minta Presiden Jokowi Introspeksi soal Polisi Sowan ke Ormas: Dia yang Mencontohkan

Teguran Keras Jokowi soal Sowan ke Ormas, YLBHI Minta Presiden Introspeksi: Dia yang Mencontohkan

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo atau Jokowi 

BANGKAPOS.COM -- Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia ( YLBHI ) meminta Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) introspeksi terkait teguran kerasnya soal sowan ke organisasi masyarakat ( ormas ). 

Menanggapi teguran keras Presiden Joko Widodo kepada personel kepolisian yang seringkali berkunjung atau sowan ke tokoh organisasi masyarakat (ormas), Ketua YLBHI Bidang Advokasi, Muhamad Isnur meminta Jokowi introspeksi diri.

Menurutnya, Jokowi juga seharusnya bisa memberikan contoh langsung kepada bawahannya.

"Kalau soal ormas, itu Pak Jokowi juga harus introspeksi diri, dia sendiri kan yang mencontohkan kemudian jadi anggota ormas tertentu, bahkan menggunakan baju dan bersama juga wapres," kata Muhamad Isnur dilansir dari Kompas TV, Sabtu (4/12/2021).

"Itu juga harusnya Pak Presiden memberikan contoh agar dia tidak terlihat dan berpihak dengan kemudian menggunakan atribut ormas," tambahnya.

Baca juga: Inilah Suku Oni, Kelompok Manusia Kerdil Tinggal di Hutan Indonesia, Mau Keluar Jika Dipancing Ini

Baca juga: Tante Ernie Gaya di Ranjang Pakai Mini Dress Berasa Siswi SMA

Baca juga: Nikahi Janda, Pria Berumur 80 Tahun Ini Alami Hal Tak Terduga hingga Fakta Ini Terkuak

Baca juga: Putus dari Raffi, Artis Cantik Ini Dinikahi Pengusaha Tajir, Penampilan Barunya Bikin Melongo

Meski begitu, ia menegaskan kalau teguran yang dilakukan oleh Jokowi itu sudah tepat.

"Teguran itu sudah benar, jangan sampai kemudian kepolisian menjadi 'seolah-olah seperti pembina
ormas tertentu'," katanya.

Sebab, lanjut dia, kepolisian sudah seharusnya bersikap netral.

"Semuatidak memihak, dan kalau ada pelanggaran apapun, oleh ormas manapun, ya diproses pidananya," ujarnya.

Jangan sampai, misalnya ormas yang A ditindak sementara ormas yang lain tidak.

"Kalau kemudian enggak tegas polisi, akhirnya apa? Konflik kekerasan semakin terjadi di mana-mana, apalagi kalau kemudian terlihat memihak, sowan, foto mesra, terlihat aktif bersama. Harusnya kepolisian sesuai tupoksinya saja, sesuai dengan undang-undang saja," tandasnya.

Tak hanya itu, Muhamad Isnur juga menanggapi pernyataan Jokowi soal kasus mural yang dihapus.

Baca juga: Bacaan Doa agar Terhindar dari Bencana dan Musibah

Baca juga: Gunung Semeru Meletus Lagi, Dimulai Sejak Tahun 1818 & 7 Fakta Unik tentang Gunung Tertinggi di Jawa

Jokowi berpesan kepada Pimpinan Polri untuk memberitahu bawahannya bahwa mural kritik tersebut merupakan hal yang tidak perlu dipersoalkan.

Menanggapi hal ini, Muhamad Isnur menyebut bahwa Jokowi memang menyoroti isu publik terkait kepolisian.

"Itu berarti kekhawatiran masyarakat tentang kebebasan berpendapat dan berekspresi yang sampai saat ini masih mengkhawatirkan sampai ke telinga Presiden dan salah satu aktor di lapangan yang terlibat banyak dalam dugaan kebebasan berpendapat dan berekspresi adalah kepolisian," ujar Isnur dalam program Kompas Petang, Jumat (3/12/2021).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved