Rabu, 22 April 2026

Beginilah Reaksi Kapolri Soal Sindiran Polisi Diganti Satpam BCA hingga Tagar Percumalaporpolisi

Menurut Kapolri, permasalahan muncul saat ruang pengaduan yang dibuka tidak ditanggapi dengan baik sehingga masyarakat berpikir untuk apa mengadu ke..

Bangkapos.com / Anthoni Ramli
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers seusai meninjau persentasi aplikasi Silacak oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, di Polda Bangka Belitung, Sabtu (14/8/2021) petang. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit akhirnya buka suara terkait tagar #percumalaporpolisi di media sosial hingga sindiran polisi diganti satpam BCA.

Baru-baru ini, polisi kembali menjadi sorotan terkait kasus NW (23), mahasiswi di Mojokerto yang bunuh diri dengan meminum racun di samping makam ayahnya.

Kasus ini menyeret anggota polisi, Bripda Randy Bagus yang akhirnya telah ditetapkan sebagai tersangka karena dugaan menghamili dan melakukan aborsi sehingga korban depresi hingga akhirnya nekat mengakhiri hidup.

Pada Minggu (5/12/2021), tagar #percumalaporpolisi yang sempat trending beberapa waktu lalu kembali trending di media sosial.

Terkait institusinya yang menjadi sorotan akhir-akhir ini, Jenderal Listyo Sigit pun buka suara.

Baca juga: Inilah Suku Oni, Kelompok Manusia Kerdil Tinggal di Hutan Indonesia, Mau Keluar Jika Dipancing Ini

Baca juga: Ayu Ting Ting Ngomong ke Ivan Gunawan: Entar Kalau Kita Nikah, Sarwendah Enggak Mau Temenan Sama Gue

Baca juga: Video Maria Vania Copot Baju untuk Ring Light Challenge, Pesonanya Memukau dalam Cahaya Redup

Baca juga: Bacaan Doa Pagi Hari Pembuka Rezeki Sesuai Ajaran Nabi, Amalkan Setiap hari

Hal itu disampaikan Listyo Sigit dalam wawancara dengan presenter Rosiana Silalahi dalam program ROSI KompasTv.

Berikut tanggapan Listyo Sigit soal tagar #percumalapor polisi hingga keinginan polisi diganti Satpam BCA:

Soal tagar #percumalaporpolisi

Jenderal Listyo Sigit mengakui sejak dulu selalu muncul fenomena-fenomen penyimpangan yang dilakukan oleh anggota Polri.

Karena itulah, saat dipercaya menjadi Kapolri, Listyo Sigit bertemu masyarakat setidaknya untuk mengatahui langsung potret Polri di masyarakat.

Dari situ, Listyo menyatakan bakal memperbaiki apa yang perlu diperbaiki.

Menurut Kapolri, permasalahan muncul saat ruang pengaduan yang dibuka tidak ditanggapi dengan baik sehingga masyarakat berpikir untuk apa mengadu ke polisi.

"Ruang ini sengaja kita buka sehingga muncul, muncul, peristiwa-peritiwa," ujarnya dikutip dari video KompasTV, Minggu (5/12/2021).

Baca juga: Bripda Randy, si Oknum Polisi yang Hamili Mahasiswi Mojokerto Kini Jadi Tersangka dan Ditahan

Baca juga: Video Maria Vania Bikin Billy Syaputra Aduh Aduh hingga Ah Ah Viral, Berdurasi 17 Menit

Suku Oni ini Tingginya Hanya 70 Cm, Tinggal di Hutan Indonesia, Mau Keluar Jika Dipancing Ini

Dikatakan Listyo Sigit, era teknologi membuat hal apapun yang dilakukan anggotatanya dimanapun bakal muncul di media ataupun media sosial.

Jika yang dilakukan itu hal baik maka hal baik itu yang muncul dan apabila hal buruk dilakukan maka hal buruk itu juga yang muncul.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved