Sabtu, 13 Juni 2026

Bripda Randy & Mahasiswi Mojokerto yang Bunuh Diri Ternyata Pacaran sejak 2019, ini Awal Bertemunya

Korban dan Anggota Polri ini sudah berkenalan sejak bulan Oktober 2019. Pada saat itu sedang nonton bareng distro baju yang ada di Malang....

Tayang:
Twitter/Surya.co.id Mochammad Romadoni
Tangkapan layar Twitter yang memuat informasi tentang Bripda Randy (kiri) dan lokasi ditemukannya NRW tak bernyawa (kanan). 

BANGKAPOS.COM -- Kasus tewasnya mahasiswi berinisial NW (23) setelah meminum racun di dekat makam ayahnya diungkap langsung Polda Jawa Tmur ( Jatim ).

Sebelumnya, Polres Mojokerto mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai adanya seorang wanita bunuh diri di area makam di Desa Japan, Kecamatan Suko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (2/12/2021).

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan, hasil dari penemuan mayat itu ada bekas minuman yang bercampur potasium.

Sedangkan, hasil dari visum luar yang dilakukan oleh Puskesmas Suko, pada 2 Desember 2021, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Diduga, mahasiswi tersebut nekat bunuh diri akibat tekanan mental yang ia alami dalam jalinan asmaranya dengan seorang oknum polisi.

Baca juga: Inilah Suku Oni, Kelompok Manusia Kerdil Tinggal di Hutan Indonesia, Mau Keluar Jika Dipancing Ini

Baca juga: Ayu Ting Ting Ngomong ke Ivan Gunawan: Entar Kalau Kita Nikah, Sarwendah Enggak Mau Temenan Sama Gue

Baca juga: Video Maria Vania Copot Baju untuk Ring Light Challenge, Pesonanya Memukau dalam Cahaya Redup

Bripda Randy, si Oknum Polisi yang Hamili Mahasiswi Mojokerto Kini Jadi Tersangka dan Ditahan

Kasus ini viral di media sosial.

Utas Twitter yang membahas kasus NW (kiri) dan sosok Bripda Randy (kanan). Randy merupakan kekasih NW, mahasiswi asal Mojokerto, Jawa Timur, yang bunuh diri di atas makam ayahnya.
Utas Twitter yang membahas kasus NW (kiri) dan sosok Bripda Randy (kanan). Randy merupakan kekasih NW, mahasiswi asal Mojokerto, Jawa Timur, yang bunuh diri di atas makam ayahnya. (Instagram @lambeturah_official/via TribunMedan)

Polres Mojokerto akhirnya mengamankan kekasih NW, Bripda Randy Bagus, oknum anggota Polri yang bertugas di Polres Pasuruan Kabupaten.

“Korban dan Anggota Polri ini sudah berkenalan sejak bulan Oktober 2019."

"Pada saat itu sedang nonton bareng distro baju yang ada di Malang."

"Keduanya pun akhirnya berkenalan dan bertukar nomor Handphone hingga terjadi hubungan (berpacaran),” ujarnya, Sabtu (4/12/2021), dikutip dari keterangan di laman Humas Polri.

Kemudian, keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri yang terjadi mulai 2020 hingga 2021, yang dilakukan di wilayah Malang di indekos maupun di hotel.

“Selain itu ditemukan juga bukti lain bahwa korban selama pacaran, yang terhitung mulai bulan Oktober 2019 sampai bulan Desember 2021 melakukan tindakan aborsi bersama yang mana dilakukan Maret tahun 2020 dan bulan Agustus 2021."

Baca juga: Bacaan Doa Pagi Hari Pembuka Rezeki Sesuai Ajaran Nabi, Amalkan Setiap hari

Baca juga: Suku Oni ini Tingginya Hanya 70 Cm, Tinggal di Hutan Indonesia, Mau Keluar Jika Dipancing Ini

Baca juga: Surat dalam Alquran ini Jika Dibaca Setiap Hari akan Membuat Allah Mencintainya, Dijamin Masuk Surga

Baca juga: Faye Simanjuntak, Cucu Luhut yang Kritik Mensos Risma Ternyata Miliki Segudang Prestasi di Usia Muda

“Untuk usia kandungan yang pertama masih usia mingguan, sedangkan usia kandungan yang kedua setelah usia 4 bulan,” jelasnya.

Perbuatan melanggar hukum ini secara internal akan dikenakan ketentuan Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik yaitu dijerat dengan Pasal 7 dan 11.

Secara pidana umum juga akan dijerat Pasal 348 Juncto 55.

Tangkapan layar Twitter yang memuat informasi tentang Bripda Randy (kiri) dan lokasi ditemukannya NRW tak bernyawa (kanan).
Tangkapan layar Twitter yang memuat informasi tentang Bripda Randy (kiri) dan lokasi ditemukannya NRW tak bernyawa (kanan). (Twitter/Surya.co.id Mochammad Romadoni)

“Kita akan menerapkan pasal-pasal tersebut kepada anggota yang melalukan pelanggaran."

"Sehingga tidak pandang bulu, dan hari ini yang terduga sudah diamankan di Polres Mojokerto Kabupaten,” ucap dia.

Polda Jatim akan mendalami kembali apa yang menjadi penyebab utama mahasiswi tersebut bunuh diri.

“Hasil sementara potasium sudah dikirim ke labfor, sedangkan barang bukti yang ditemukan di TKP adalah potasium."

"Sedangkan barang bukti yang untuk menggugurkan adalah sikotek."

Baca juga: Putus dari Raffi, Artis Cantik Ini Dinikahi Pengusaha Tajir, Penampilan Barunya Bikin Melongo

Baca juga: YLBHI Minta Presiden Jokowi Introspeksi soal Polisi Sowan ke Ormas: Dia yang Mencontohkan

Baca juga: 4 Tanda Nomor WhatsApp Anda Mungkin Telah Diblokir Seseorang, Ini Cara Mudah Melihatnya

Baca juga: Ketika Asmaul Husna Tak Mau Disebut Anak Durhaka: Saya Menjadi Pengganti Bapak Untuk Merawat Ibu

"Sampai hari ini (Sabtu) tidak ditemukan unsur kekerasan,” pungkas Slamet.

Sedangkan, untuk yang kode etik adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan ini adalah hukuman terberat.

Sementara itu, untuk pihak keluarga dari terduga pelaku sudah dilakukan pemeriksaan.

Lalu, untuk penjual obat aborsi juga tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pengejaran.

(*/ BangkaPos.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved