Jumat, 10 April 2026

Hujan Terus Menerus, DKP Babel Minta Masyarakat Waspada Beraktivitas di Laut

DKP Bangka Belitung mengimbau masyarakat untuk waspada terkait pasang surut imbas dari cuaca yang kerap hujan saat ini.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Warga berada di kawasan Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang yang dalam keadaan sedang gelombang tinggi. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menetapkan siaga satu bencana setelah cuaca ekstrem serta banjir rob merendam ratusan permukiman warga, di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Bangka Belitung. Status kebencanaan ditetapkan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Roesman, hingga dua hari kedepan, setelah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang. Foto diambil pada hari Kamis (14/1/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Koordinator BOOST Centre sekaligus Pengawas Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulaun Bangka Belitung (Babel), Kemal mengimbau agar masyarakat waspada terkait pasang surut imbas dari cuaca yang kerap hujan saat ini.

Berdasarkan data, pasang maksimum pada bulan Desember 2021 diperkirakan terjadi pada tanggal 8-9 Desember 2021 yakni pada jam 09.00 WIB pagi dengan ketinggian 2,72 meter yang berada di lokasi Pangkalpinang, Sungailiat, dan sekitarnya.

"Kalau dari segi pasang surut air laut kondisi masih normal saat ini, cuma memang sekarang perlu waspada karena cuaca ekstrem," ujar Kemal, Senin (6/12/2021).

Dia menjelaskan yang perlu diwaspadai adalah jika terjadi cuaca buruk di laut yang menimbulkan gelombang tinggi, karena saat ini angin cukup kencang dan masuk musim angin barat.

"Akibatnya memang yang perlu diwaspadai juga banjir rob akan melimpa semakin jauh ke daratan. Banjir akan lama surutnya karena dampak curah hujan yang cukup tinggi dan apabila terjadi pasang maksimum," katanya.

Warga berada di kawasan Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang yang dalam keadaan sedang gelombang tinggi. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menetapkan siaga satu bencana setelah cuaca ekstrem serta banjir rob merendam ratusan permukiman warga, di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Bangka Belitung. Status kebencanaan ditetapkan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Roesman, hingga dua hari kedepan, setelah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang. Foto diambil Kamis (14/1/2021).
Warga berada di kawasan Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang yang dalam keadaan sedang gelombang tinggi. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menetapkan siaga satu bencana setelah cuaca ekstrem serta banjir rob merendam ratusan permukiman warga, di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Bangka Belitung. Status kebencanaan ditetapkan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Roesman, hingga dua hari kedepan, setelah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang. Foto diambil Kamis (14/1/2021). (Bangkapos.com/dokumentasi)

Baca juga: Inilah Suku Oni, Kelompok Manusia Kerdil Tinggal di Hutan Indonesia, Mau Keluar Jika Dipancing Ini

Baca juga: Awas! Cuaca Ekstrem Melanda Perairan Bangka Belitung, Tinggi Gelombang di Atas 2 Meter

Dia menambahkan kalau kondisi  air menuju pasang tertinggi, berarti air masuk ke dalam, sedangkan apabila terjadi hujan terus-terusan tanpa henti.

"Air hujan yang tumpah melalui sungai tidak bisa menuju ke laut karena tertahan air pasang juga yang masuk kedalam. Sehingga, air tertahan dan terangkat ke atas. Hal inilah yang bisa menyebabkan banjir rob dan surutnya lama,"katanya.

Maka masyarakat nelayan atau pesisir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan agar selalu waspada dalam melakukan aktivitas di laut.

"Karena kondisi cuaca sedang tidak menentu, gelombang tinggi, angin kencang dan curah hujan juga cukup tinggi. Selalu memantau kondisi cuaca yang sudah diterbitkan oleh BMKG. Apabila memang harus melaut, alat leselamatan pelayaran wajib dimiliki dan dilengkapi. Terutama Life Jacket," sarannya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved