Breaking News:

Bakal Keluar Goa Jika Disodori Pisang, Inilah Kebaikan Manusia Kerdil Suku Oni yang Dikhianati Warga

Konon katanya, Suku Oni ada di gua-gua di tengah hutan dan dijuluki sebagian warga di pegunungan Bone sebagai makhluk setengah siluman

Editor: Dedy Qurniawan
instagram
Ilustrasi- penampakan manusia kerdil yang disebut-sebut tertangkap kamera di Aceh 

BANGKAPOS.COM - Satu di antara kisah yang sebenarnya masih simpang siur adalah tentang manusia kerdil Suku Oni.

Di tengah kabar yang beredar, ada kebaikan suku Oni yang kemudian dikhianti warga.

Ya, banyak dari kita masih merasa manusia kerdil tidaklah nyata.

Namun ternyata orang kerdil benar-benar ada, bahkan menyebar di Indonesia.

Mereka terdapat di wilayah Kerinci Seblat, Sumatra Barat dan dikenal sebagai "orang pendek", sedangkan di Flores dikenal juga Homo floresiensis.

Kemudian ada juga manusia kerdil di Bone, dikenal sebagai Suku Oni.

Konon katanya, Suku Oni ada di gua-gua di tengah hutan, walaupun cerita itu masih simpang siur.

Mengutip National Geographic Indonesia, Suku Oni dijuluki sebagian warga di pegunungan Bone sebagai makhluk setengah siluman.

Baca juga: Bos Durian Siapkan Rp4,4 miliar, 1 unit rumah, dan 10 unit mobil yang Mau Nikahi Putri Cantiknya

Baca juga: Warga Ungkap Tanda Alam Sebelum Gunung Semeru Meletus, Empat Hari Sebelumnya Muncul Goresan Putih

Hal ini karena mereka sulit dijumpai dan bisa tiba-tiba menghilang dalam kerimbunan hutan.

Meski begitu Suku Oni juga dianggap sebagai makhluk biasa yang sama dengan manusia biasa dengan fisik lebih kecil.

Budayawan Adjiep Padinding mengatakan Suku Oni dulunya dikenal sebagai orang-orang yang sangat baik dan mau bergaul dengan warga Dusun Dekko.

Jika ada warga yang hendak mengadakan hajatan perkawinan, Suku Oni meminjamkan perabotnya, contohnya piring dan mangkuk.

Sayangnya kebaikan mereka dibalas dengan air tuba karena warga Suku Oni yang meminjami perabot tidak mendapatkan perabotannya kembali.

Hal tersebut membuat mereka tidak percaya lagi dengan warga desa kemudian membatasi pergaulannya.

Halaman
12
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved