Berita Pangkalpinang
Dua Hari Diterjang Banjir Rob, 464 Rumah di Pangkalpinang Terendam
Banjir rob atau banjir akibat pasang air laut yang terjadi sejak Senin (6/12/2021) sampai Selasa (7/12/2021) menerjang ratusan rumah di Pangkalpinang
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Banjir rob atau banjir akibat pasang air laut yang terjadi sejak Senin (6/12/2021) sampai Selasa (7/12/2021) menerjang ratusan rumah di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang tercatat sebanyak 464 unit rumah terdampak banjir Rob dari empat kelurahan dari tiga kecamatan di Pangkalpinang.
Hal ini tentunya rumah yang terdampak banjir meningkat sebanyak 95 unit rumah jika dibandingkan dengan hari Senin yang mencapai 369 rumah.
Sekretaris BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandy menjelaskan, ratusan rumah tersebut tersebar di Kelurahan Opas Indah sebanyak 144 rumah, Kelurahan Gedung Nasional RT 07 RT 08 sebanyak 150 rumah.
“Kemudian Kelurahan Rejosari RT 03 sebanyak 60 rumah dan Kelurahan Pasir Putih RT 06 sebanyak 60 rumah dan RT 09 sekitar 50 rumah,” kata dia kepada harian ini, Selasa (7/12/2021).
Dedi mengaku, bahwa banjir rob merupakan banjir tahunan yang sering terjadi di Pangkalpinang menjelang akhir dan awal tahun ditambah curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir.
“Banjir rob ini memang terjadi setiap akhir tahun di bulan Desember dan awal Januari disertai pasang air laut,” ujar Dedi.
Sambungnya, banjir yang merendam empat kelurahan tersebut juga semakin parah dibandingkan pada hari Senin kemarin. Yang mana ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa. Bahkan di sebagian tempat ketinggian air mencapai 1 meter.
“Untuk banjir rob di daerah pesisir seperti saat ini memang tidak ada peningkatan wilayah, tetapi kalau dari volume air ada peningkatan dibandingkan hari kemarin,” jelasnya.
Kendati demikian sebut Dedi, dengan adanya banjir rob yang melanda sejak dua hari ini tentunya akan menjadi atensi dari Pemerintah Kota Pangkalpinang. BPBD sendiri akan menyiapkan sejumlah personel BPBD di beberapa kelurahan yang rawan akan banjir rob.
Terutama di Kelurahan Opas Indah yang memang menjadi langganan banjir rob setiap tahunnya.
“Banjir rob juga diprediksi masih akan terjadi sampai dua hari ke depan, jadi diharapkan masyarakat pesisir untuk waspada dan siap siaga serta evakuasi barang berharga sedini mungkin,” pungkasnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211207-sejumlah-anak-anak-saat-asyik-bermain-air.jpg)