Inilah Tips dan Doa Agar Anak Cerdas Sesuai Harapan OrangTua Menurut dr Aisah Dahlan
Melalui doa inilah, manusia berkomunikasi pada Allah SWT, yang Maha memberi dan mengetahui segala sesuatunya.
BANGKAPOS.COM -- Merawat keyakinan dengan kekuatan doa adalah bagian hidup orang beriman.
Melalui doa inilah, manusia berkomunikasi pada Allah SWT, yang Maha memberi dan mengetahui segala sesuatunya.
Tak terkecuali doa orangtua pada anaknya agar menjadi soleh dan soleha.
Ada doa yang dipanjatkan oleh orang tua agar anak menjadi cerdas dan pintar.
Sehingga anak tidak mudah masuk ke arah yang negatif.
Oleh karena itu sangat penting peran otang tua dalam mengajarkan anaknya.
Motivator rumah tangga, dr Aisah DAhlan memberikan sebuah kajian mengenai doa untuk anak supaya pintar dan cerdas.
Hal itu dia beberkan dalam kanal YouTube Pecinta dr Aisah Dahlan, Cht yang diunggah pada 27 November 2021.
dr Aisah Dahlan menjelaskan tips cara berdoa agar anak pintar dan cerdas.
"Anak harus sampai dipeluk, terus diomongin, Ya Allah saya mohon ya Allah, anakku ya Allah, terus disebut nama lengkapnya dan bin," kata dr Aisah Dahlan dalam video tersebut.
"Tambahkan ilmunya, tinggikan kecerdasannya ya Allah, agar dia dimudahkan untuk ujian hari ini, dengan tenang dan dapat nilai 100," lanjutnya.
dr Aisah Dahlan menjelaskan bahwa ketika berdoa harus dengan detail dan dibiasakan.
"Sebagaimana kita detail dalam hafalan niat ketika shalat," jelasnya.
Dia menambahkan hal ini juga berlaku untuk diri sendiri.
"Begitupun juga ketika kita mau berangkat kerja, peluk biar anaknya tahu juga ibunya mendoakan," jelasnya.
"Ya Allah engkaulah yang maha melindungi anakku, karena engkaulah segalanya, jauhkanlah dari marabahaya," katanya.
Berdoa menjadi penting untuk mengawali segala sesuatu.
Baca juga: Inilah Amalan dan Doa Istri pada Suami di Tempat Tidur Supaya Tak Selingkuh, Kata dr Aisah Dahlan
Baca juga: Benarkah Perempuan Disunat untuk Membuang Nafsunya, Ini Kata dr Aisah Dahlan
Karena ketika berdoa maka akan mengeluarkan pancaran gelombang elektromagnetik ke seluruh tubuh.
Khususnya di jantung menjadi jauh lebih kuat.
"Doakan, lalu bacakan sholawat," ujarnya.
Dokter Aisah Dahlan juga memaparkan bahwa doa selalu harus dilakukan kapan saja dan dimana saja.
Termasuk ketika akan beranjak tidur.
"Doa ini adalah senjata, senjata orang beriman, tiang agama, dan cahaya langit dan bumi," bebernya.
Ketika berdoa untuk diri sendiri, lanjut Aisah, maka kalimat doa akan jalan lewat sistem saraf.
Ketika berdoa untuk orang lain maka doa tersebut akan tertransfer lewat gelombang, dan ini berlaku juga ketika mendoakan anak.
dr Aisah Dahlan menekankan bahwa yang jauh lebih baik bukan bekerja dulu baru berdoa, akan tetapi berdoa terlebih dahulu baru bekerja.
dr Aisah juga menegaskan bahwa sesuai riset, anak yang masih di bawah dua tahun itu jangan didekatkan dengan gawai atau gadget.
"Kalau anak nangis peluk dulu jangan mengalihkan kepada benda seperti gagdet," katanya.
"Kenapa, karena sayang otaknya.
Dia harus belajar benda-benda asli sehingga otak sambungannya itu bener-bener sambungan yang bentuk fisik atau asli," tambahnya.
Dia menambahkan kalaupun TV jaraknya agak jauh.
Oleh karena itu dr Aisah Dahlan agar senantiasa meluruskan niat dan berdoa.
"Bayangin dulu dan setting malam hari, pas lagi shalat Subuh juga begitu agar anak tidak nangis saat kita tinggal kerja," ujarnya.
(Bangkapos.com/Widodo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dokter-aisah-dahlan-memberikan-paparan.jpg)