Kisah Ringgit Kecubung 2 Kali Gagal Nyaleg, Sempat Mau Nyerah, Sekarang Minta Didoakan Bertemu Jodoh
Ringgit Kecubung, Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung resmi menjadi anggota dewan pada Kamis (7/1/2020) lalu.
Penulis: Riki Pratama | Editor: M Ismunadi
Menurutnya setiap ide bahkan protes dapat dilakukan, apabila terdapat kebijakan yang tidak sesuai dengan prinsip dan pikirannya.
"Karema yang saya tahu perempuan ini terkadang lebih berperasan dan berfikir berulang-ulang untuk memutuskan atau mengambil suatu keputusan yang bisa dibilang lebih teliti dan berhati-hari," katanya.
Ia mengakui, tidak banyak saat ini perempuan turun ke dalam dunia politik tetapi, setiap perempuan yang sudah berkecimpung dengan politik biasanya lebih bersikap dan lebih berfikir terbuka.
"Karena banyak yang disukai perempuan ini lebih mudah menarik perhatian dan simpatisan dengan sikap yang lembutnya, ramahnya, penyayangnya dan biasanya pemilihan perempuan lebih gampang di dekat dari pada pemilih laki-laki," ujar Politikus PKS ini.
Bahkan, kata Ringgit, potensi perempuan lebih hebat lagi terutama dari kalangan pemilih perempuan yang lebih konsisten dan jujur.
"Walaupun jika dia sudah senang dengan yang dipilihnya walaupun diiming-imaing dengan duit atau pemberian lainnya," katanya.
Minta Didoakan
Ringgit Kecubung, wanita kelahiran 1 November 1989, saat ini statusnya masih single dan belum menikah, sehingga meminta didoakan untuk mendapatkan pasangan.
Dia juga mengatakan belum dapat menjelaskan peran ibu dan istri di rumah, di tengah kesibukanya, berkarir sebagai anggota DPRD Babel.
"Tugas ibu dan istri seperti apa di rumah, kalau saya pribadi belum merasakan hal itu, ya walaupun terkadang tugas rumah selalu rutin saya lakukan dengan sendiri baik sebelum jadi dewan bahkan sesudah jadi dewan ini.
"Karena pada dasarnya kami sudah di didik orang tua mandiri sejak kecil dan lagi pula saya memang belum menikah jadi belum bisa menjelaskan peran saya sebagai ibu apapun istri dalam rumah tangga,"ujarnya
"Doakan saja ya semoga saya segera mendapat pendamping hidup sehingga bisa merasakan dan menjelaskan gimana peran perempuan dengan rumah tangga atau ibu," kata Ringgit sambil tertawa.
Jadi Pegawai PHL
Ringgit juga mengutarakan sebelum menjadi anggota dewan, dirinya sempat bertahun tahun bekerja menjadi pegawai honorer.
Saat itu, pada 2014, ia menjadi calon legislatif daerah pemilihan dua, Kabupaten Bangka Barat dari PKS tetapi gagal hanya dapat posisi ke empat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ringgit.jpg)