Selasa, 5 Mei 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Lagi, Dua Warga Pangkalpinang Terpapar Covid-19, Molen Klaim Bukan Omicron  

Dua orang Warga Pangkalpinang, terpapar Virus Corona. Padahal sebelas hari sebelumnya Kasus Covid-19 di kota ini sempat nihil, sejak Tanggal 5-16 Janu

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto |
bangkapos.com
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat diwawancarai awal media di Puskesmas Pasir Putih, Senin (24/1/2022). (Bangkapos.com/Cepi Marlianto) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Dua orang Warga Pangkalpinang, terpapar Virus Corona. Padahal sebelas hari sebelumnya Kasus Covid-19 di kota ini sempat nihil, sejak Tanggal 5-16 Januari 2022. Bertambahnya kasus tersebut tercatat pada Tanggal 16 Januari dan 19 Januari 2022 yang lalu.

Menyikapi hal tersebut Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil alias Molen mengklaim, dua orang yang saat ini menjalani perawatan tersebut bukan terpapar varian Covid-19 jenis baru Omicron.

“Enggak-enggak, Omicron belum ada di sini,” kata dia kepada Bangkapos.com, Senin (24/1/2022).

Molen mengatakan, sampai saat ini memang belum ditemukan varian baru Virus Corona di wilayahnya. Kalaupun ada ujar Molen, hal itu akan segera pihaknya atasi dengan melakukan 3T testing (Pemeriksaan dini), tracing (Pelacakan) dan treatment (Perawatan) sedini mungkin.

“Kalaupun ada seperti ini kita akan langsung potong, dan imbasnya tidak terlalu besar penularannya dengan yang lain,” jelas Molen.

Di sisi lain mengingat Varian Omicron masih mengintai, Molen meminta masyarakat untuk waspada dan segera melakukan vaksinasi Covid-19, baik dosis pertama, kedua maupun ketiga atau booster.

“Kami selalu mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. Yang belum vaksin cepat vaksin booster juga dilaksanakan. Saya rasa kita tetap waspada, kemarin nol kasus sekarang dua. Mudah-mudahan ini segera selesai dan nol kembali,” sebut Molen.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus Hakim mengungkapkan, dua orang yang saat ini masih terpapar Covid-19 merupakan orang tanpa gejala dan tidak terindikasi varian Omicron.

“Itu kasus biasa tanpa gejala, tidak sama sekali terindikasi Omicron, sampai ini belum ada pasien yang merujuk ke arah sana,” ujar Hakim.

Dia menilai, pertambahan kasus ini merupakan hal yang wajar karena sejauh ini memang Covid-19 belum sepenuhnya hilang. Apalagi ditambah mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

Oleh karenanya dia meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sekaligus segera melakukan vaksinasi Covid-19 bahkan booster.

Terlebih seiring berjalannya waktu kekebalan yang diterima  sebagai hasil dari vaksinasi mulai berkurang, sehingga harus diberikan vaksin ketiga.

“Kalau bisa ditambah lagi penyuntikan vaksin booster. Karena suntikan vaksin primer mulai berkurang seiring waktu,” tukas Kadinkes. 

Sementara itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang per 23 Januari 2022 jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Pangkalpinang mencapai 13.642 orang.

Rinciannya 9.356 orang terkonfirmasi bergejala 4.286 orang tanpa gejala. Lalu 13.342 orang dinyatakan sembuh, 2 orang menjalani perawatan dan 298 orang meninggal dunia.(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

 
 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved