Rabu, 8 April 2026

Berita Pangkalpinang

FH UBB Sinergi Kejaksaan Tinggi Babel Luncurkan Pusaka

Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung telah meluncurkan Pusat Studi dan Kajian Kejaksaan (PUSAKA) di Ruang Video Conference Fakultas Hukum.

Penulis: Cici Nasya Nita |
istimewa
Dekan FH UBB, Dr. Derita Prapti Rahayu bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Daru Tri Sadono saat meluncurkan PUSAKA (Ist) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung telah meluncurkan Pusat Studi dan Kajian Kejaksaan (PUSAKA) di Ruang Video Conference Fakultas Hukum.

Kelahiran pusat kajian dan penelitian ini di inisiasi oleh Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung dengan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung.

Pusaka merupakan satu-satunya pusat pengembangan kajian dan keilmuan bagi kejaksaan di Pulau Sumatera dan yang ketiga di Indonesia. 

Dalam acara peluncuran Pusaka juga dilaksanakan kuliah umum yang bertemakan Peranan Kejaksaan dalam Pemberian Restoractive Justice pada Sistem Hukum Pidana di Indonesia.

Untuk kuliah umum dilaksanakan dengan metode hybrid dan menggunakan standar protokol kesehatan. Kuliah umum juga dihadiri oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai latar belakang kompetensi keilmuan.

Kuliah umum dibuka oleh pembawa acara Bunga Permatasari SH MH dari Dosen FH UBB

Dekan FH UBB, Dr Derita Prapti Rahayu, dalam sambutannya menekankan bahwa perkembangan sistem peradilan pidana selalu mengalami perkembangan dari distributive justice menuju arah restorative justice. 

"Dari peran kejaksaan untuk memberikan pembalasan menjadi menjunjung tinggi keadilan dan kemanfaatan hukum dalam masyarakat," ujarnya dalam rilis kepada Bangkapos.com, Kamis (27/1/2022).

Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Daru Tri Sadono menyampaikan bahwa pendirian PUSAKA selayaknya menanam pohon yang baik tentunya menghasilkan buah yang baik.

"Demikian juga PUSAKA akan memberikan sumbangan keilmuan hukum bagi masyarakat di Bangka Belitung," katanya.

Rektor UBB, Dr. Ibrahim menyampaikan bahwa keberadaan PUSAKA di FH UBB sebagai sumber distribusi keilimuan hukum bagi kemanfaatan yang luas.

Setelah memberikan sambutan Dr. Ibrahim membuka acara kuliah umum dan penandantangan kerja sama pendirian PUSAKA.

Setelah itu, dilanjutkan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama sebagai bentuk komitmen antara para pihak secara institusi untuk mendirikan PUSAKA. Penandatanganan dilaksanakan oleh Daru Tri Sadono, S.H., M.Hum sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung dengan Dr. Ibrahim, Rektor UBB serta Dekan FH UBB, Dr. Derita Prapti Rahayu, S.H.,M.H.

Acara kuliah umum pun dimulai dan dipandu oleh Toni, S.H.,M.H salah satu pengajar dari FH UBB yang telah malang melintang secara kompetensi mengenai hukum acara pidana sebagai moderator. Pembicara utama Daru Daru Tri Sadono, S.H., M.Hum (Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung) menyampaikan mengenai fungsi dan peran dari Kejaksaan sebagai penegak hukum memberikan restorative justice di dalam sistem peradilan pidana.

Dalam penyampaiannya Daru Tri Sadono,  bahwa semakin meningkat penyelesaian penanganan perkara dengan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif (Restorative Justice) diharapkan dapat mengubah stigma negatif atau pola pikir masyarakat.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved