Kamis, 30 April 2026

Bukan Hanya Lumpur Lapindo yang Mengandung Harta Karun Bernilai Lebih dari Emas, Dua Pulau Ini Juga

Harta karun yang bernilai lebih dari emas dan jadi incaran dunia bukan hanya ada di Lumpur Lapindo, Pulau Bangka Belitung juga punya lho

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
ist/Bangkapos.com
Kolase foto Lumpur Lapindo dan peta Pulau Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM - Lumpur Lapindo saat ini tengah jadi sorotan.

Pasalnya, ada temuan yang menyebut semburan lumpur di Sidoarjo itu mengandung harta karun bernilai lebih dari emas dan jadi incaran dunia.

Harta karun di sini adalah sebuah kiasan belaka untuk menyebut mineral Logam Tanah Jarang (LTJ) yang disebut terkandung di dalamnya.

LTJ merupakan satu elemen yang dibutuhkan banyak negara karena terkait bahan-bahan penunjang teknologi masa kini.

Pemerintah dalam penelusuran Kementerian ESDM diketahui memang menemukan fakta baru yang mencengangkan tentang Lumpur Lapindo.

Seperti diketahui, bencana lumpur Lapindo ini pertama kali terjadi di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo pada 29 Mei 2006.

Hal ini bermula dari kebocoran sumur pengeboran gas milik PT Lapindo Brantas.

Mengutip pemberitaan Kompas (30/5/2006), semburan lumpur disertai gas keluar dari permukaan tanah melalui rawa yang ada di sekitar lokasi pengeboran.

Dalam sepekan semburan lumpur terus meluas menggenangi areal sekitar lokasi pengeboran.

Semburan Lumpur Lapindo itu setidaknya menggenangi 16 desa di tiga kecamatan.

Total 10.426 unit rumah terendam lumpur dan puluhan ribu jiwa terpaksa mengungsi.

Berdasarkan peta area terdampak, luas wilayah penanganan sosial kemasyarakatan dari bencana semburan Lumpur Lapindo mencapai 1.143,3 hektare.

Baca juga: Inilah Batas Usia Terendah Honorer yang Bisa Diangkat Menjadi PNS Pada Seleksi CPNS 2022 - 2023

Baca juga: Tante Ernie Duduk di Sofa Dressnya Terbelah Hingga Paha, Pantesan Sosoknya Dicari-cari Followers

Penyebab terjadinya semburan gas disertai lumpur panas hingga kini masih misterius.

Sudah 16 tahun berlalu sejak pertama kali bencana Lumpur Lapindo menyembur. 

Hingga detik ini, belum bisa diprediksi secara pasti kapan Lumpur Lapindo benar-benar berhenti.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved