Breaking News:

JNE Jaga Kualitas Pengiriman Produk UMKM ke Pelanggan

JNE mendobrak mandeknya pintu penjualan produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19

Penulis: Edy Yusmanto CC | Editor: Edi Yusmanto
bangkapos.com/edy yusmanto
Keripik Singkong Aliya. Insert : Risna (40) sedang menggoreng keripik singkong di kediamannya. 

JNE Jaga Kualitas Pengiriman Produk UMKM ke Pelanggan

BANGKAPOS.COM - JNE mendobrak mandeknya pintu penjualan produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19. Bergesernya komunikasi transaksi ke dunia digital membuat para UMKM harus bisa beradatasi.

Meski masih pandemi, semangat memgembangkan bisnis tak boleh pudar apalagi terhenti.

Keripik singkong Aliya di Pakjo Palembang menjadi satu dari sekian banyak UMKM yang masih bertahan di pandemi. Meski sempat terpuruk di pertengahan tahun 2020, owner keripik Aliya mampu bangkit dan tetap eksis hingga kini.

Pasangan suami istri Imam Jasari dan Nyiita Risna Atilia (40) tak menduga usahanya bisa bertahan sejauh ini.

Diterpa wabah corona, keripik singkong Aliya nyaris tutup tak beroperasi.

"Namanya usaha kan pasti ada masalah. Kadang bahan baku, kadang peralatan dan lain-lain. Tapi sejak pandemi, kami kesulitan memasarkan produk," kata Risna kepada Bangka Pos, Senin (31/1/2022).

Pandemi mengubah banyak hal termasuk sulitnya memberikan pelayanan kepada konsumen. Risna merasakan betul efek corona yang berimbas pada usahanya.

Sejumlah pesanan pelanggan sering kali tidak bisa diantarkan tepat waktu. Alasannya karena pembatasan aktivitas di luar rumah sehingga membuat proses pengantaran pesanan terganggu.

"Terkendala pastinya (antar barang konsumen). Kan antar sendiri kalau yang terjangkau. Kalau yang jauh, pakai JNE," ujar Risna.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved