Breaking News:

Lebih Kejam dari Adolf Hilter, Begini Sadisnya Tentara Jepang Saat Perang Dunia ke II

Bahkan banyak ahli Perang Dunia II yang berpendapat bahwa tentara Jepang lebih brutal daripada Nazi yang didimpin Adolf Hitler.

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Dedy Qurniawan
commons.wikimedia.org
Kejamnya tentara Jepang saat Perang Dunia ke-II 

BANGKAPOS.COM - Meskipun jarang dibahas ketika menyoroti kekejaman Perang Dunia II, Jepang ternyata melakukan beberapa tindakan sadis dalam sejarah kemanusiaan.

Bahkan banyak ahli Perang Dunia II yang berpendapat bahwa tentara Jepang lebih brutal daripada Nazi yang didimpin Adolf Hitler.

Unit 731 tentara kekaisaran Jepang saat  Perang Dunia II memiliki metode penyiksaan yang begitu misantropi.

Tentara-tentara itu akan menahan lengan korbannya dalam cuaca dingin hingga sangat beku, dan menuangkan air panas ke seluruh bagian itu.

Mereka akan melakukan ini berulang-ulang sampai dagingnya terlepas dari tulangnya.

Inilah mengapa orang Jepang mungkin lebih jahat daripada orang Jerman.

Baca juga: Inilah Batas Usia Terendah Honorer yang Bisa Diangkat Menjadi PNS Pada Seleksi CPNS 2022 - 2023

Baca juga: Sudah Tak Muda, Tante Ernie Tetap Memesona, Pantesan Dicari-cari Follower

Seperti yang tertulis di laman historyofyesterday.com unit731 adalah sekelompok ilmuwan Jepang yang melakukan eksperimen kebinatangan pada manusia, termasuk pembedahan tubuh manusia tanpa anestesi.

Di dalam laboratorium Unit 731 ribuan pria dan wanita Cina, Korea, dan Rusia terinfeksi penyakit seperti sifilis, kolera, dan wabah lainnya, organ mereka kemudian diambil untuk diperiksa sebelum mereka meninggal untuk mempelajari efek penyakit tersebut.

Kekejaman itu jauh lebih buruh terhadap narapida wanita yang diperkosa.

Unit 731 bahkan tidak peduli dengan kelompok kontrol atau ukuran sampel yang besar, mereka melakukan kejahatan murni seperti membuang seorang wanita ke badai salju saat dia hamil.

Tak satu pun dari tahanan Cina, Mongolia, Korea, atau Rusia yang ditugaskan di Unit 731 selamat dari kurungan mereka.

Para peneliti yang terlibat dalam Unit 731 sebenarnya diberi kekebalan oleh AS sebagai imbalan atas data yang mereka kumpulkan melalui eksperimen manusia.

Apa yang dilakukan Jepang selama Perang Dunia II memang cukup brutal, bahkan menurut standar masa perang .

Menendang bayi pun diibaratkan seperti menendang bola sepak bagi beberapa tentara Jepang ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved